Mentan Minta Mahasiswa STPP Fokus Meneliti Komoditas Pangan

Kamis, 30 November 2017 – 12:34 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STTP), Kamis (30/11). Foto: Fathan Sinaga

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STTP), Kamis (30/11).

Kepada para mahasiswa, Amran meminta mahasiswa untuk belajar dengan tekun.

BACA JUGA: Investor Lirik Pulau Seram untuk Sektor Pertanian

"Belajar yang giat, belajar yang tekun. Saat istirahat, membaca buku saja. Kalau bisa 16 jam, kalian belajar," kata Amran kepada para mahasiswa di Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

Amran mengisahkan, sampai saat ini dirinya tidak memiliki istirahat yang cukup. Dia mengaku hanya istirahat selama empat jam, sementara 20 jam digunakan untuk bekerja. Dia menginginkan para mahasiswa mengikuti jejaknya.

BACA JUGA: Top, BBP Mektan Serpong Juara I Keterbukaan Informasi Publik

Di samping itu, Amran juga meminta kepada pengajar di STPP agar memberikan materi pendidikan yang fokus kepada suatu komoditas pangan.

"Seperti jagung, kita sudah ekspor. Kalau bisa mahasiswa fokus belajar soal daunnya, buahnya, tongkolnya," kata Amran.

BACA JUGA: Kementan Gelar Lomba Situs demi Genjot Pertanian Digital

Amran meminta, mahasiswa diberikan ruang khusus untuk fokus belajar dan meneliti tentang komoditas jagung.

Dia juga memerintahkan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono untuk mengalokasikan anggaran yang proterhadap keinginannya itu.

"Tolong dianggarkan Pak Momon. Kalau bisa banyak ruang untuk mereka meneliti, untuk praktek," kata Amran.

Dengan begitu, kata Amran, maka lahir ahli jagung yang dicari oleh dunia. Kemudian, inovasi dan teknologi pertanian di komoditas jagung akan berkiblat di Indonesia.

"Yang merubah pertanian adalah inovasi dan teknologi. Ga bisa struktur. Arahkan ke pangan strategis seperti jagung, sapi, dan kedelai," tandas dia. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terharu, Mentan Modali Babinsa Ende Untuk Serap Gabah Petani


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler