Mentan SYL Dorong Provinsi Sulsel jadi Sentra Sapi Potong Nasional

Minggu, 16 April 2023 – 16:54 WIB
Mentan SYL mendorong Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu sentra penghasil sapi potong berkualitas yang bisa memperkuat produksi daging nasional. Foto: Dokumentasi Humas Kementan

jpnn.com, SIDRAP - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mendorong Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu sentra penghasil sapi potong berkualitas yang bisa memperkuat produksi daging nasional.

Menurut SYL, Sulawesi adalah pintu utama kawasan Indonesia timur yang memiliki potensi besar dalam memperkokoh ekonomi nasional.

BACA JUGA: Kementan dan Komisi IV DPR Gaungkan Genta Organik di Kalbar

"Kalau kami kembangkan 10.000 sapi di satu tempat saja pak, rakyat pasti untung. Termasuk kita integrasikan dengan sapi parah dan pakannya," ujar Mentan SYL saat meninjau PT. Berdikari United Livd Stock (BULs) di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, Minggu (16/4).

SYL mengatakan, selama ini sektor peternakan adalah sektor yang paling menjanjikan, mengingat semua bagian hewan mulai dari kepala sampai kotoran mampu menghasilkan nilai ekonomis yang cukup tinggi.

BACA JUGA: Ini Strategi Kementan Amankan Ketersediaan Bawang Merah Nasional, Silakan Disimak

Bahkan peternakan juga merupakan produk hewani yang dibutuhkan masyarakat setiap hari.

"Sampai-sampai kotorannya saja bisa kami jadikan pupuk. Kami punya jerami yang sisa dikasih makan kembali," katanya.

BACA JUGA: Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Mentan SYL Dorong Gapki Memperkuat Industri Sawit

Terkait hal ini,  SYL ingin tiga bulan ke depan Kabupaten Sidrap mengawali seluruh rangkaian dan rencana swasembada daging.

Dia menambahkan Sidrap harus menjadi wilayah produktif dalam menguatkan komoditas daging nasional.

"Tiga bulan lagi saya turun kesini pak dan harus ada hasilnya. Kalau kita butuh modal kita siapkan dengan metode KUR (Kredit Usaha Rakyat)," katanya.

Direktur PT. Berdikari United Livd Stock (BULs), Irman Yasin Limpo mengungkapkan bahwa saat ini jumlah sapi brahman cros/BX di peternakan tersebut mencapai 1.046 ekor yang dikembangkan di luas lahan 6.700 hektare.

Saat ini, kata dia, fokus perusahaanya adalah pembibitan dan pengembangbiakan sapi di Indonesia.

"Kami fokus di pembibitan karena lahan di sini sumber pakannya melimpah. Ada jagung, ada singkong dan ada yang lain sebagainya," katanya.

Soal pakan, kata Irman, saat ini pihaknya sudah bekerjasama dengan 27 kelompok tani di Parepare dan juga mahasiswa polbangtan untuk menentukan standar pakan yang baik bagi pertumbuhan hewan ternak.

"Kami sudah bekerjasama dalam bentuk penanaman jagung. Kami sudah bekerja sama dengan 27 kelompok tani, juga berbicara dengan polbangran untuk standar," jelasnya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan Syahrul Yasin Limpo Pastikan Stok Daging Beku Mencukupi untuk Kebutuhan Lebaran


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler