Mentan SYL Meninjau Ketersediaan Beras di Jabodetabek, Kondisinya Begini

Kamis, 28 April 2022 – 16:05 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meninjau secara langsung stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur. Foto: Humas Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau secara langsung stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur.

Pemprov DKI Jakarta juga ikut memantau ketersediaan beras bersama Mentan Syahrul.

BACA JUGA: Jelang Lebaran, Kementan Gelar Pasar Tani untuk Penuhi Kebutuhan Bahan Pangan di NTB

Hal itu dilakukan untuk memvalidasi kebutuhan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah.

"Di Jabodetabek, 12 komoditas, khususnya beras, tersedia dengan baik. Kementan memantau ketersediaan pangan secara intens di Jakarta maupun di 34 provinsi lain," kata Syahrul.

BACA JUGA: Kementan Gelar Pasar Tani di 34 Provinsi, Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Idulfitri

Mentan mengatakan, PIBC merupakan salah satu barometer dalam menghitung jumlah ketersediaan beras.

Terutama beras di kawasan Jabodetabek, seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Depok.

BACA JUGA: Kementan Gelar Pangan Murah di Samarinda Demi Menjaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran

"Alhamdulillah, tinggal minyak goreng yang harus mendapat perhatian bersama. Saya melihat persiapan minyak goreng juga makin hari makin baik," katanya.

Mentan menegaskan, selama ini, jajaran Kementan dari eselon I maupun IIBterus melakukan faktualisasi di 34 provinsi.

Langkah ini merupakan arahan Presiden Jokowi untuk memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman.

"Tidak ada pejabat Kementan yang hari ini tidak ada di lapangan. Semua bergerak di 34 provinsi. Mereka mendeteksi ketersediaan pangan strategis," katanya.

Rata-rata harga beras pada Maret mencapai Rp 9.949.

Sementara itu, rata-rata harga beras pada April mencapai R. 9.930. Artinya, Maret ke April 2022 terjadi penurunan 0,19 persen.

Secara kumulatif, rata-rata harga beras pada Januari-April 2021 mencapai Rp 10.170.

Rata-rata harga beras Januari-April 2022 mencapai Rp 9.930 dan 2021 ke 2022 menurun 2,06 persen.

Penurunan itu diakibatkan panen raya yang berlangsung di sejumlah daerah.

"Intinya, beras kami cukup. Tentu saja yang paling aman harganya tetap dinamis. Kami berharap jangan turun terlalu jauh karena petani juga harus dapat keuntungan," ujarnya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler