Mentan SYL Tekankan Pentingnya Optimalisasi Serap Gabah di Sentra Produksi

Sabtu, 20 Maret 2021 – 20:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Foto: Humas Kementan.

jpnn.com, BARRU - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya optimalisasi serap gabah utama di daerah sentra produksi, salah satunya Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai lumbung beras nasional.

Menurut Syahrul, hal paling penting adalah meningkatkan produktivitas dan mengamankan stok beras.

BACA JUGA: Kebijakan Terbaru Mentan Soal Pupuk Bersubsidi, Begini Penjelasannya

Tujuannya untuk meminimalisasi dinamika harga saat panen raya.

Menteri SYL menyampaikan hal itu saat panen dan serap gabah yang dihelat di lahan padi Kelompok Tani Makkatutue, Lawallu, Soppeng Riaja, Barru, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/3).

BACA JUGA: Mencegah Harga Anjlok, Mentan Syahrul Yasin Limpo Minta Bulog Serap Gabah Petani

"Kami harapkan harga panen petani minimal sesuai standar HPP (Harga Pembelian Pemerintah)," kata Syahrul.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu menambahkan, melalui kostraling, Kementan mendorong Bulog untuk optimalisasi serapan.

BACA JUGA: Kostraling Kementan-Bulog Sepakat Menyerap 26.592 Ton Gabah Petani di Nganjuk

Selain itu, pihaknya mendorong petani meningkatkan kualitas gabah sesuai standar yang berlaku.

Syahrul mengaku serap gabah petani turut didorong dan dikawal oleh Tim Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP).

Tim ini sudah berjalan melakukan serap gabah di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Barru.

"Pemerintah memastikan melakukan serap gabah secara maksimal di semua daerah dan turun di lokasi panen," kata Syahrul. (cr3/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler