Mentan SYL: Temanggung Dinilai Cocok jadi Sentra Hortikultura

Jumat, 15 Oktober 2021 – 19:49 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (15/10). Foto: dok Humas Kementan

jpnn.com, TEMANGGUNG - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap Temanggung yang dikenal sebagai daerah sentra produksi komoditas cabai, kentang dan bawang agar bisa di-scale up terutama dalam peningkatan food estate berbasis hortikultura.

Hal itu diungkapkan Mentan SYL saat megunjungi acara Kick-Off Pengembangan Food Estate di Embung Bansari sekaligus inspeksi benih bawang merah dan bawang putih di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (15/10).

BACA JUGA: Mentan Syahrul Pastikan Pasokan Jagung Melimpah, Ini Buktinya...

Dia mengatakan, Temanggung dipilih karena dinilai eksis menjadi sentra produksi komoditas utama hortikultura seperti cabai, kentang, bawang merah dan bawang putih.

"Lokasinya berada di kawasan eksisting yang lahan budidaya sudah ada," kata Mentan.

BACA JUGA: Kementan Dorong Pengendalian OPT Hortikultura Ramah Lingkungan

Para petani Temanggung, kata dia, sudah terbiasa melakukan budi daya hortikultura dengan infrastruktur dasar kawasan yang memadai.

Dia mencontohkan food estate hortikultura yang ada di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

BACA JUGA: Kementan Siapkan 900 Kampung Hortikultura, Ini Tujuannya

Menurut dia, sebagian petani di sana baru pertama kali menanam komoditas hortikultura tertentu, tetapi sudah menunjukkan hasil yang memuaskan.

"Saya yakin, Temanggung bisa lebih dari itu," tutur Mentan SYL.

Oleh karena itu, dia menyarankan harus ada sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan program itu termasuk kreatifitas.

Terkait pembiayaan usahatani, Mentan SYL berharap program tersebut tidak mengandalkan APBN atau APBD.

"Kita punya fasilitas KUR yang dikelola Bank Himbara, dan bisa diakses oleh pelaku usaha termasuk petani hortikultura. Jumlahnya puluhan bahkan ratusan triliun, silahkan itu dimaksimalkan," kata Mentan SYL.

Perwakilan Bank BRI yang turut hadir menyampaikan serapan KUR di Kabupaten Temanggung sampai dengan September 2021 mencapai Rp 415 miliar, dari target Rp 387 miliar.

Sementara untuk 2020, dari target sebesar Rp 287 miliar terealisasi sejumlah Rp 450 miliar. (mrk/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan SYL Tekankan Pentingnya Data dan Informasi Publik


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler