Menteri Airlangga Pengin Ekonomi Naik saat Covid-19 Tak Terkendali, Faisal Basri: Itu Mimpi

Sabtu, 12 September 2020 – 22:44 WIB
Pengamat ekonomi Faisal H Basri. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ekonom senior Faisal Basri menilai keinginan pemerintah memulihkan perekonomian nasional pada saat kasus positif Covid-19 terus meningkat akan sulit terwujud.

Menurut Faisal, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih menunjukan tren kenaikan.

BACA JUGA: Menko Airlangga Minta Kepala Daerah tak Buat Kebijakan yang Ganggu Kepercayaan Masyarakat

"Kalau mau disederhanakan, kasus di Indonesia sekarang sedang naik, ekonomi sedang turun," kata Faisal dalam diskusi daring tentang Evaluasi Enam Bulan dan Proyeksi Satu Tahun Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sabtu (12/9).

"Pemerintah maunya, terutama Pak Airlangga (Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, red), kasus naik, ekonomi naik. Itu mimpi," tegasnya.

BACA JUGA: Arief Poyuono Sebut Faisal Basri Kurang Lihai, yang Benar Kalimat Airlangga

Pendiri Institute for Development of Economics & Finance (INDEF) itu menambahkan, sebaiknya para menteri mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memfokuskan penanganan kesehatan ketimbang pemulihan ekonomi.

"Jadi memang begitu rumusnya. Ayo melakukan itu untuk mengendalikan virus ini, sehingga virusnya tidak mencapai tinggi. Segera mencapai puncak dan turun," ujar dia.

BACA JUGA: Airlangga Hantam Anies, Prof Jimly Merasa Heran: Ini Berarti Ada Masalah

Faisal menambahkan, ekonomi akan tumbuh seiring dengan perbaikan sektor kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19. Sebab, pandemi Covid-19 tidak mengakibatkan rusaknya fasilitas ekonomi.

Menurut Faisal, pandemi Covid-19 berbeda dari bencana alam yang mengakibatkan kerusakan fasilitas ekonomi.

"Fasilitas ekonomi ada, tetapi dia tiba-tiba berhenti. Kalau pandemi bisa dikendalikan, ekonomi otomatis naik," ujar dia.

Ketika pemerintah fokus terhadap kesehatan, Faisal mengharapkan pandemi segera berakhir. Selanjutnya aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian pun hidup karena masyarakat bisa berbelanja dengan tenang.

"Kelas menengah akan belanja secara normal, pengusaha akan berinvestasi lagi. Dia tidak akan menaruh uang di bank terlalu banyak. Dia akan belanja, belanja, belanja. Investor asing akan datang," ulasnya.

Faisal menegaskan, wisatawan asing dan investor otomatis akan masuk ke Indonesia jika pandemi Covid-19 terkendali.

"Turis akan datang tanpa dipromosikan. Jadi, sulit membayangkan turis akan masuk, investor akan masuk, kalau (pemerintah) tidak menangani Covid-19," pungkas dia.(ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler