JAKARTA - Mantan Menko Kesra Azwar Anas, memberi peringatan kepada lima menteri asal Minangkabau yang saat ini duduk di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II agar jangan sampai diberhentikan di tengah di jalan karena melanggar hukumJika ini terjadi, sangat besar konsekuensi karena kultur masyarakat Minang terkenal taat azas dan menjunjung tinggi supremasi hukum.
"Jangan sampai ada orang Minang yang saat ini duduk di kabinet diberhentikan karena tersangkut pelanggaran hukum
BACA JUGA: Tak Risaukan Kontrak Politik dengan SBY
Apalagi korupsi, karena ini membawa konsekuesi berupa sanksi sosial yang sangat luar biasa di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara nantinya," tegas Azwar Anas, di Jakarta Minggu (25/10).Agar tidak terlibat dengan berbagai praktek atau tindakan melawan hukum, lanjut Azwar Anas, ada empat aspek penting yang harus dipenuhi oleh setiap penyelenggara negara, yakni aspek legalitas, empiris, system, dan jiwa atau semangat kebersamaan.
Aspek legalitas, jelas Azwar, jangan sampai ada kebijakan yang diambil tanpa payung hukum, atau ke luar dari aturan yang ada
Sementara aspek systemnya, terang Azwar Anas, hendaknya mengacu pada azas kekeluargaan yang didasari dari sikap profesional dan integritas moral yang tinggi untuk menjaga akselerasi komunikasi organisasi
BACA JUGA: Jaksa Agung Minta Dibuktikan
"Dengan terlaksananya tiga aspek penting tersebut di atas, maka aspek ke empat yaitu jiwa kebersamaan akan terbangun dengan sendirinya," kata Azwar Anas.Lebih jauh mantan Menteri Perhubungan era pemerintahan Soeharto ini mngatakan, jika 4 aspek itu dilaksanakan secara baik dan iklhas, maka para menteri atau siapapun yang saat ini berada diberbagai posisi penting dan strategis akan selamat dari berbagai godaan yang memang selalu ada di pusat-pusat kekuasaan
BACA JUGA: Perlu Standarisasi Mobil Dinas
BACA ARTIKEL LAINNYA... KNMI akan Awasi Kinerja Menteri
Redaktur : Antoni