Menteri Dapat Tugas Baru dari Jokowi, Dekati Negara-negara Lain

Senin, 23 November 2015 – 19:34 WIB
Presiden Joko Widodo. FOTO: dok/jpnn.com

jpnn.com - BOGOR - Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memberikan tambahan tugas pada beberapa menterinya untuk menjadi penghubung dengan negara-negara lain. Mereka diminta untuk mengurus masalah investasi dengan setiap negara yang sudah ditentukan. Terutama berkaitan dengan perizinan untuk investasi.

“Karena selama ini persoalannya di sektoral enggak selesai-selesai. Maka untuk penyelesaian itu ada menteri yang ditugaskan secara khusus oleh presiden,” ujar  Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Bogor, Jakarta, Senin (23/11).

BACA JUGA: DUA JEMPOL! TNI AL Usir Kapal Tiongkok dari Natuna, Sampai Minta Maaf...

Ada pun menteri-menteri yang ditugasi adalah Menteri ESDM Sudirman Said untuk  wilayah Timur Tengah,  Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil untuk Jepang dan Menteri BUMN Rini Soemarno mengurus bagian RRT. Berikutnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk Rusia dan Amerika Serikat.

“Nanti yang AS sebagian akan diatur kewenangan itu kepada Menkominfo Rudiantara, jadi ada sharing di situ,” imbuh Pramono.

BACA JUGA: Pak Jokowi, Buktikan Keberpihakan pada Industri Pertahanan Nasional

Selanjutnya, Menteri Perdagangan Thomas Lembong untuk Eropa dan Australia, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk India dan Menko Polhukam Luhut B. Pandjaitan untuk Singapura. 

Sementara itu, Menko Maritim Rizal Ramli ditugasi mengurus Malaysia, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf untuk Korea Selatan dan Kepala BKPM Franky Sibarani untuk Taiwan dan Hongkong. Presiden menugasi Menkominfo Rudiantara untuk sebagian AS dan Amerika Selatan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk Thailand dan Vietnam dan negara Asia lainnya di luar Singapura dan Malaysia.

BACA JUGA: Waduh, Laporan Sudirman Said Terancam Tak Diproses MKD

Pramono menegaskan, penunjukan itu untuk efisiensi kerja sehingga tidak ada saling melempar tanggung jawab di antara para menteri. Selain itu, ujarnya,,perwakilan negara-negara tersebut bisa langsung menghubungi menteri yang ditugasi jika ingin membahas masalah investasi. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Usai Digarap Bareskrim 8 Jam, Tersangka Korupsi Mobile Crane Bungkam!


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler