Menteri ESDM: Kalau Saya Mafia Migas, tak Mungkin Pilih Faisal Basri

Minggu, 16 November 2014 – 22:07 WIB
Menteri ESDM Sudirman Said. Foto: Dokumen JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri ESDM Sudirman Said menampik tudingan sejumlah pihak yang menyebutnya sebagai bagian dari mafia migas di Tanah Air. Sudirman mengisyaratkan bahwa ia tidak peduli pada tudingan tersebut.

"Kalau saya mafia migas, tidak mungkin saya pilih Pak Faisal Basri untuk mereview pekerjaan saya," tegas Sudirman dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu, (16/11).

BACA JUGA: Faisal Basri Dipercaya Pimpin Tim Anti-Mafia Migas

Sudirman memang baru saja memilih ekonom Faisal Basri untuk menjadi Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi yang berkaitan erat dengan kerja Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN. Faisal diharapkan melakukan audit tata kelola di sektor migas sekaligus memberantas mafia migas yang dianggap sudah banyak merugikan negara.

Sudirman menyatakan, ia akan tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM dan membuktikan kinerjanya memberantas mafia.

BACA JUGA: Menteri ESDM Bentuk Tim Anti-Mafia Migas

"Bilang kepada yang menyebut demikian. Kita bagi tugas. Saya tugasnya bekerja. Yang berkomentar, silakan komentar saja terus," ujar Sudirman.

Menanggapi soal mafia migas, Faisal Basri yang turut hadir dalam jumpa pers itu menyatakan ia bertugas memperbaiki institusi yang bergerak di sektor migas. Soal menciduk mafia migas, ujarnya, adalah tugas penegak hukum seperti kepolisian, KPK dan Kejaksaan Agung.

BACA JUGA: Seribu Langkah untuk Pulihkan Ekonomi Global

"Kita ini bukan melawan orang, bukan ciduk mafia. Kita ingin bangun institusi yang aktornya seperti di akuarium. Seperti ikan, mau makan apa, lakukan apa semua orang tahu. Insya Allah mafianya juga tidak kuasa, dia tidak bisa leluasa karena semua orang liat. Mafia ada kan karena dia ada di ruang gelap," tandas Faisal.(flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Puspayoga Yakin Indonesia bisa Rajai Ekspor Pakaian Muslim di Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler