Menteri Yuddy: Gaji Presiden Harus Dinaikkan!

Senin, 09 November 2015 – 21:05 WIB
Yuddy Chrisnandi. Foto: JPNN

jpnn.com - JAKARTA - Usulan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menaikkan gaji presiden dan wakil presiden mendapat dukungan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi.

"Secara pribadi saya setuju saja. Masa gaji presiden lebih rendah dibanding gaji pejabat BUMN," kata Yuddy di Jakarta, Senin (9/11).

BACA JUGA: Gara-Gara Terima Duit Haram dari OC Kaligis, Panitera PTUN Medan Dituntut 54 Bulan Penjara

Dia mencontohkan gaji Gubernur Bank Indonesia serta direksi yang rata-rata sebesar Rp 200 juta.

"Presiden dan wapres kan tugas serta tanggung jawabnya besar. Mereka malah gajinya hanya Rp 50 juta-Rp 60 juta. Kalau jauh dibanding direksi BUMN," ucap Yuddy.

BACA JUGA: Rizal Ramli: Gus Dur Wali Kesepuluh

Selain itu, dia juga mencontohkan Menteri BUMN Rini Soemarno yang  mendapat gaji sekitar Rp 21 juta. Sementara itu, direksi BUMN‎ yang ditunjuk Rini mendapat gaji di atas Rp 100 juta.

"Sistem penggajian ini sangat tidak manusiawi karena tidak imbang dengan tanggung jawab yang diemban. Kami mengimbau masyarakat untuk objektif melihat ini karena sudah sepantasnya gaji presiden serta wapres dinaikkan. Bahkan sistem penggajian di Indonesia harus diubah, di mana presiden lah yang harus memiliki gaji tertinggi," beber Yuddy. (esy/jpnn)

BACA JUGA: YESSS... Italia Boyong 30 Pengusaha Ke Indonesia Jalin Kerja Sama senilai 1,055 Miliar Dolar AS

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Deputi Penindakan KPK Datangi Kejagung, Ngurus Gatot


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler