Menteri Yuddy Nilai Bongkar Muat di Tanjung Priok Cukup Cepat

Kamis, 18 Juni 2015 – 19:10 WIB

jpnn.com - JAKARTA--Hari pertama bulan Ramadhan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi dengan blusukan ke Pelabuhan Tanjung Priok. Di sana Yuddy memantau sistem dan waktu  bongkar muat kapal sampai barang keluar pelabuhan atau  dwelling time.

"Kalau dari sistemnya sudah cukup baik. Jadi penghitungan dwelling time yang 4,7 hari sudah berdasarkan hasil refleksi dengan penanganan kemampuan yang ada di pelabuhan Tanjung Priok sendiri," kata Yuddy, Kamis (18/6).

BACA JUGA: Warga Kampoeng Cyber Jogjakarta Datang, Bos Indosat Senang

Kunjungan Menteri Yuddy tersebut melanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo pada Rabu (17/6). Dalam blusukannya, Jokowi kecewa karena merasa tak mendapatkan jawaban mengenai pihak yang membuat dwelling time di pelabuhan masih tinggi.

"Memang itu proses yang cukup panjang walaupun dalam pelaksanaannya semuanya bisa tepat kurang lebih lima hari, ekstremnya ada yang lambat tetapi ada juga yang lebih cepat," kata Yuddy.

BACA JUGA: Kemenko PMK Terus Matangkan Persiapan Sail Tomini 2015

Menurut Yuddy, proses dwelling time yang melebihi batas yaitu empat hari, bukan karena para pelaksana otoritas di pelabuhan yang tidak bekerja baik. Namun, karena dua faktor.

Pertama dari faktor bisnis proses, dimana di dalamnya banyak yang mengeluarkan kewenangan dari instansi pemerintah. Baik yang hanya mengeluarkan izin ataupun sekadar rekomendasi yang bisa memperpanjang proses penanganan. Kedua, dari sisi pelaku ekonomi importirnya.

BACA JUGA: Ini Peringatan Menteri Gobel untuk Para Importir

"Tetapi yang paling penting sistemnya sudah benar, sumber daya manusianya sudah bekerja dengan baik, namun sistem koordinasinya yang belum berjalan dengan baik, ini yang harus kita perbaiki," terang Yuddy. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemerintah dan BLU CPO Fund Diminta Transparan Kelola Pendanaan Industri Sawit


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler