Mewaspadai Penyebaran DBD, Dinkes Rejang Lebong Minta Masyarakat Melakukan Hal Ini

Selasa, 17 Mei 2022 – 01:01 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syahfawi. (dok.Antarabengkulu.com)

jpnn.com, REJANG LEBONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta kalangan masyarakat daerah itu untuk mewaspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syahfawi mengatakan adanya perubahan cuaca dari musim kemarau ke hujan biasanya menyebabkan warga yang terserang demam berdarah dengue (DBD) akan meningkat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong  meminta masyarakat daerah itu untuk mewaspadai penyebaran DBD.

BACA JUGA: Antisipasi Malaria dan DBD di Papua Barat, Prajurit TNI Melakukan Pengasapan

Menurut Syahfawi, kasus warga yang terserang DBD terhitung Januari hingga saat ini sudah ada 23. "Warga diminta untuk mewaspadainya agar penyebarannya tidak makin meluas," kata dia saat dihubungi di Rejang Lebong, Senin (16/5).

Dia mengatakan kendati saat ini sudah ada 23 kasus warga dari 15 kecamatan di Rejang Lebong yang dinyatakan terserang DBD, belum ada yang dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA: Suplemen ini Cocok untuk Terapi Pengobatan DBD dan Recovery Pasien Covid-19

Namun demikian, lanjut dia, kalangan masyarakat daerah itu harus melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dengan melakukan gotong royong membersihkan saluran pembuangan air, kemudian menjaga kebersihan lingkungan.

Masyarakat setempat diminta melakukan gerakan 3M plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas, yang nantinya bisa menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk, serta menaburkan bubuk abate.

BACA JUGA: Kasus DBD Turun Drastis selama Pandemi Covid-19, Ilmuwan pun Kaget

Untuk mencegah peningkatan penyebaran kasus DBD tersebut, pihaknya telah melakukan kegiatan promosi kesehatan (promkes) melalui kader-kader juru pemantau jentik (jumantik) yang sudah dibentuk pada tingkat desa/kelurahan untuk memberikan sosialisi kepada warga. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler