Mimpi Mendunia, Ni Putu Ellida Bawa Produk Herbal Bali ke Jepang

Jumat, 18 Agustus 2023 – 22:00 WIB
Mimpi Mendunia, Ni Putu Ellida Bawa Produk Herbal Bali ke Jepang. Foto: dok. Sampoerna

jpnn.com, JAKARTA - Ni Putu Ellida Raiani Pande merasa mimpinya jadi kenyataan setelah Padma Herbal terpilih untuk berpartisipasi dalam pameran Wellness Food Japan 2023, di Tokyo Big Sight, Jepang, pada 2-4 Agustus lalu.

Padma Herbal merupakan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM) binaan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC).

BACA JUGA: Hari UMKM Nasional, Blue Band Komitmen Dukung Pelaku Usaha Kuliner

SETC merupakan program pemberdayaan UMKM yang digagas PT HM Sampoerna Tbk. di bawah Payung Program Keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia (SUI).

“Ini kesempatan dan tawaran pertama untuk saya ikut pameran di luar negeri. Senang sekali rasanya. Bagi saya, ini seperti mimpi yang jadi nyata,” kata Ellida, pemilik Padma Herbal, dalam keterangannya, Jumat (18/8).

BACA JUGA: Bea Cukai Lepas Keberangkatan Ekspor Produk Andalan UMKM di Malang dan Makassar

Padma Herbal yang berbasis di Tabanan, Bali, memproduksi berbagai produk herbal, seperti minuman, permen, minyak, dan lain-lain.

Tahun ini, produk-produk milik 5 UMKM diberangkatkan ke Jepang, melalui kerja sama dengan mitra tanggung jawab sosial perusahaan Business & Export Development Organization (BEDO).

BACA JUGA: Mendag Zulkifli Hasan: Kebijakan E-commerce Harus Menguntungkan UMKM

Ellida bertekad memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk membuka jaringan dan peluang memasarkan produk-produk herbal Padma Herbal di Jepang.

Beberapa produk unggulan dibawa, di antaranya artisan tea herbal, permen jahe merah, permen rosella, dan racikan minuman instan lainnya.

"Yang kami bawa adalah produk-produk yang memang berpotensi diminati di Jepang.," tutur Ni Putu Ellida Raiani Pande.

Dia berharap dari pameran ini akan terbuka kesempatan mendapatkan pembeli potensial untuk memasarkan produk Padma Herbal di Jepang.

 Produk Padma Herbal mengolah hasil dari petani binaan yang melakukan penanaman tanaman obat secara organik, sehingga nutrisi terjaga dengan baik.

“Proses produksi juga dilakukan dengan higienis, tanpa pengawet, tanpa perasa dan pewarna sintetik. Pure semuanya alami," jelasnya.(jlo/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler