Minta Percepatan Pembangunan, 5 Gubernur di Kalimantan Temui Jokowi

Rabu, 15 April 2015 – 17:39 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang (berdiri di podium) bersama Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak (duduk). Foto: Natalia Fatimah/JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Para gubernur di wilayah Kalimantan yang tergabung dalam Forum Kerjasama Revitalisasi dan Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) menemui Presiden Joko Widodo di kantor kepresidenan, Jakarta, Rabu, (15/4). Pertemuan itu untuk membahas percepatan pembangunan di Kalimantan.

Hadir dalam pertemuan itu Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek, Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang, penjabat Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, serta  Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Rudy Resnawan. Teras Narang yang dipercaya sebagai koordinator FKRP2RK mengatakan, perlu ada percepatan pembangunan di Kalimantan.

BACA JUGA: Garuda Indonesia Tambah Kapasitas Rute Jakarta-Balikpapan

“Secara prinsip semuanya sudah tertuang di dalam musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) regional Kalimantan. Tapi kami ingin ada percepatan, terutama terkait masalah infrastruktur, dan konektivitas antar provinsi sehingga kami sampaikan pada presiden," kata Teras dalam jumpa pers usai bertemu presiden.

Terkait percepatan pembangunan, para gubernur di Kalimantan itu  meminta presiden membantu mengingatkan pemerintah pusat untuk mempermudah sejumlah proses dalam lelang pengadaan dan pekerjaan proyek pembangunan. Teras menuturkan, selama ini proyek pembangunan di daerah kerap terhambat proses administrasi di pusat. Salah satu masalahnya adalah penyaluran APBN dari pusat untuk daerah.  

BACA JUGA: Pertamina Beberkan Alasan Jual BBM Lebih Mahal

“Tadi presiden sudah menjelaskan beberapa langkah yang sudah ditempuh dan diharapkan di bulan April sudah bisa ditindak lanjuti sesuai yang diharapkan,” imbuhnya.

Teras menambahkan, para kepala daerah se-Kalimantan juga meminta pemerintah pusat untuk fokus memperhatikan wilayah-wilayah perbatasan. Menurutnya, diperlukan program-program khusus untuk membangun infrastruktur di wilayah perbatasan.

BACA JUGA: Primus Lontarkan Kalimat Pedas, Rapat dengan Pertamina Panas

Teras menegaskan, selagi Kalimantan masih kaya dengan sumber daya alam maka sebaiknya pembangunan infrastruktur pun dipercepat. “Kami tidak ingin era kejayaan dari sumber daya alam berakhir begitu saja tanpa ada dampak pembangunan yang dirasakan oleh rakyat yang ada di Kalimantan,” tegasnya.

Pada pertemuan di Istana Negara itu, FKRP2RK juga meminta presiden mempercepat penyelesaian rencana tata ruang wilayah provinsi (RTRWP) di lima provinsi di Kalimantan. Teras menambahkan, Presiden Jokowi  berjanji akan berkunjung kembali ke Kalimantan untuk meninjau program-program yang dilaksanakan pemda setempat.(flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh.. Primus Sebut Direksi Pertamina Kejam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler