Miris, Banyak PNS di Daerah Ini tak Pasang Bendera Merah Putih

Kamis, 18 Agustus 2016 – 19:40 WIB
Tidak semua warga di Kelurahan Padang memasang bendera merah putih di depan rumah mereka, meski dalam suasana peringatan HUT ke-71 RI. Foto: Enny/Kalteng Pos

jpnn.com - SUKAMARA – Perayaan HUT RI ke-71 di Kabupaten Sukamara terlihat kurang semarak. Tak banyak atribut kemerdekaan di pinggir jalan. Gapura pun juga terlihat banyak yang tak dicat motif kemerdekaan.

Atribut kemerdekaan yang minim itu bisa dilihat di Kelurahan Padang, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara. Di kelurahan ini, tidak hanya umbul-umbul yang sangat minim. Pemasangan bendera merah putih yang seharusnya wajib dipasang di depan setiap rumah juga tidak dilaksanakan sepenuhnya.

BACA JUGA: Sebelum Berangkat Kerja, Paman Sering Tak Senonoh Pada Keponakan

Banyak warga setempat yang tidak memasang bendera merah putih di depan rumah mereka. Hal ini sangat berbeda dengan peringatan HUT RI bertahun-tahun sebelumnya.

Dulu, seluruh warga memasang bendera merah putih di depan rumah. Bahkan, atribut kemerdekaan sudah dipasang sejak awal Agustus. Ironisnya, tidak hanya warga biasa yang absen memasang bendera merah putih. W

BACA JUGA: Curhat Para Napi yang Dibebaskan Saat HUT RI

arga yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) juga banyak yang tidak memasang bendera di depan rumah mereka. Seperti terlihat di Kelurahan Padang, yang mayoritas warganya adalah PNS

“Rata-rata yang tinggal di daerah situ PNS, tapi kok gak ada yang pasang bendera, dan pernah saya coba tahun lalu sehari sebelum tanggal 17 Agustus saya pasang bendera merah putih. Beberapa jam kemudian, banyak warga yang memasang juga. Berarti, masyarakat sekarang ini perlu contoh,” ujar Ari, salah satu warga, Rabu (17/8).

BACA JUGA: Tak Dapat Remisi, Napi Kasus Korupsi Gigit Jari

Sementara itu, Linda, salah seorang warga Desa Natai Sedawak yang sengaja tidak memasang bendera merah putih di depan rumah saat peringatan HUT ke-71 RI tahun ini beralasan sibuk.

“Di rumah maupun di toko kami yang di pasar tidak kami pasangi bendera, karena tidak sempat juga,” ujar Linda.

Kepala Inspektorat Sukamara Prihatin Suriansyah merasa sangat prihatin. Menurutnya, rasa nasionalisme masyarakat sudah mulai luntur. Sebab, tidak banyak yang memasang bendera merah putih saat peringatan hari kemerdekaan.

Sementara itu, Bupati Sukamara Ahmad Dirman mengatakan, hal itu perlu menjadi perhatian dan evaluasi pemerintah, khususnya Pemkab Sukamara. (uzi/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Masa Muda Harusnya Berkarya, Lha Kok Malah Jadi Jambret


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler