Miris! Siswi SMP Diperkosa Bergiliran oleh Empat Pemuda Bejat

Rabu, 30 Januari 2019 – 07:00 WIB
Pemerkosaan. Ilustrasi: JawaPos.Com

jpnn.com, BULELENG - Seorang siswi SMP bernama Mawar, 15 (bukan nama sebenarnya) jadi korban dugaan perkosaan. Mawar diperkosa empat pemuda secara bergiliran.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, aksi perkosaan secara beramai-ramai itu terjadi, Selasa (22/1) pekan lalu.

BACA JUGA: Jos! Gembong Maling Kelas Kakap Ditangkap

Berawal saat korban Mawar datang ke rumah kos di Sambangan, Buleleng, Setiba di kos, para pelaku yakni Komang AM, 19, dan saudara kembarnya Ketut DA, 19, serta dua pelaku lain, yakni Ida Bagus KA, 20, dan Dewa GW, 19 sudah menunggu korban.

Awalnya korban dan keempat pemuda itu hanya sekadar berkenalan dan sekadar bercakap-cakap saja.

BACA JUGA: Pria 6 Anak Memerkosa Siswi SMP Hingga Hamil

BACA JUGA: Siswi SMP Selamat dari Percobaan Pemerkosaan, Ini Kisahnya

Tiba-tiba pelaku pun merayu korban, sehingga terjadi aksi persetubuhan.

BACA JUGA: Tolong Bunda, Awasi Pergaulan Putrinya agar tak seperti Kisah Ini

Bejatnya lagi, korban digilir oleh para pelaku hingga korban tak berdaya.

Usai kejadian, korban pun ditinggalkan seorang diri di rumah kos tersebut.

Tak terima dengan musibah yang menimpanya, korban kemudian mengadukan kejadian itu ke orang tuanya dan selanjutnya melapor ke polisi.

Usai melapor, polisi kemudian langsung menangkap ke empat pelaku.

Terkait penangkapan pelaku, Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya yang dikonfirmasi, tak menampik.

Sayangnya, meski membenarkan, namun Sumarjaya masih enggan memberikan penjelasan lebih detail terkait penangkapan para pelaku. Alasannya, polisi masih menggali keterangan dari para pelaku.

“Iya memang ada laporannya. Saya belum bisa memberikan penjelasan, sebab masih proses di Unit PPA. Besok kami akan berikan keterangan lebih rinci. Mohon sabar dulu,” tukas Sumarjaya.(rb/pra/eps/mus/JPR)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelaku Pemerkosaan Siswi SD di Jambi Ambruk Ditembak Polisi


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler