Misbakus Tidak Mau Remehkan Laskar Bung Karno

Rabu, 02 Agustus 2017 – 06:59 WIB
Misbakus Solikin (kanan) bersama pemain Persebaya lainnya selebrasi. Foto: JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya dan PSBI Blitar bagai bumi dan langit. Ya, Green Force—julukan Persebaya—saat ini memimpin klasemen grup 5 dengan 18 poin sedangkan PSBI berstatus juru kunci dengan 8 angka.

Di atas kertas, Persebaya yang semenjak dibesut Angel Alfredo Vera belum terkalahkan dalam empat pertandingannya, diunggulkan menang. Apalagi, pertandingan nanti malam juga dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo.

BACA JUGA: Hadapi PSBI Blitar, Persebaya Ekstra Waspada

Namun, hitung-hitungan itu diyakini tidak akan terlalu berpengaruh dalam bentrokan keduanya malam ini. Sebab, PSBI juga datang dengan modal bagus. Mereka belum kalah dalam dua laga.

Bahkan, pekan lalu mereka mampu menang 1-0 dari Madiun Putra (29/7). Kemenangan tersebut kembali menghidupkan peluang mereka, meski tipis, untuk lolos ke 16 besar.

BACA JUGA: Lihat Senyumnya, Baca Ceritanya tentang Persebaya...

''Kami memang tengah dalam tren positif sekarang. Tapi, semuanya jadi percuma kalau kami meremehkan lawan. PSBI tetap berbahaya,'' kata gelandang Persebaya Misbakus Solikin dalam jajal lapangan Gelora Bung Tomo kemarin (1/8).

Pernyataan pemain yang kini sudah melesakkan 6 gol itu memang benar. Persebaya dalam pertandingan nanti memiliki asa menjaga capolista. Sebab, dalam tiga kesempatan sebelumnya, mereka selalu berhasil meraih pucuk klasemen.

BACA JUGA: Persebaya Harus Waspada!

Namun, di akhir pekan digeser Martapura FC. Yaitu saat menang 2-0 atas Persatu (6/7), menang 2-1 dari PSBI (11/7), dan menang 2-1 dari Madiun Putra (20/7).

Nah, momen kemenangan 2-0 atas Martapura FC pekan lalu sangat krusial. Bila berhasil meraup angka penuh malam ini, dipastikan takhta pemuncak klasemen tetap terjaga hingga pekan depan.

''Kami tidak boleh lengah. Mereka (PSBI) bisa saja mengejutkan kami. Apalagi, mereka juga diperkuat mantan pemain Persebaya,'' kata Solikin lagi.

Ya, mulai putaran kedua Liga 2, PSBI kedatangan Arif Ariyanto. Gelandang asal Klagen, Sidoarjo, itu memang pernah menjadi bagian dari Persebaya, tepatnya pada 2005-2010.

Namun, pemain baru tim berjuluk Laskar Bung Karno itu juga mendatangkan dua pemain lagi. Mereka adalah M. Ragil Badai dan Trio Pambudi.

Bahkan, Trio baru dipastikan berbaju PSBI kemarin. ''Dia (Trio) bisa bermain melawan Persebaya. Target kami tetap sama, yakni mencuri poin di sini (Surabaya),'' kata asisten manajer PSBI Hardiman Wahyunianto.

Arif mengaku tidak sabar untuk kembali merasakan hangatnya rumput dan atmosfer Bonek. Kali terakhir gelandang 32 tahun itu berbaju Persebaya saat main di LPI.

Dia juga menantikan head to head dengan Rendi Irwan, baik sebagai teman sejak kecil maupun partner di Persebaya.

Tetapi, Rendi dipastikan tidak jadi starter malam nanti. Kansnya sebagai pengganti juga tidak besar karena cedera lutut kirinya belum 100 persen pulih.

''Sangat disayangkan. Pasti warga kampun (Klagen) juga menyaksikan pertandingan besok (hari ini). Tapi, apapun itu, yang memutuskan adalah pelatih dan yang terbaik bagi Persebaya,'' papar Rendi.

''Padahal, saya ingin reuni dengan menghadapi dia, meski sering ketemu di kampung,'' timpal Arif. Disinggung mengenai selebrasi bila mencetak gol ke gawang Persebaya, pemain bernomor 9 di PSBI itu mengaku tidak akan merayakannya.

''Saya dibesarkan di sini. Dan, saya menghormati Bonek,'' pungkas pemain jebolan klub internal Indonesia Muda itu.

Tidak hanya Rendi. Besar kemungkinan kiper utama Dimas Galih juga absen pada pertandingan malam ini. Untuk Dimas, dia tengah dibekap cedera hamstring kanan.

''Belum ada keputusan (main atau tidak). Masih menunggu besok. Tapi, saya ingin main untuk clean sheet beruntun,'' kata Dimas dalam konferensi pers pre match tadi malam. (io)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Persebaya Masih Berpeluang Mainkan Rishaldi Fauzi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler