Misionaris Spanyol Terjangkit Ebola

Rabu, 06 Agustus 2014 – 10:07 WIB

jpnn.com - MADRID - Wabah virus ebola yang dengan cepat menyebar di Afrika tengah mengguncang dunia. Ratusan orang tak terselamatkan karena tertular ebola. Seorang misionaris Spanyol yang bertugas di Liberia juga dinyatakan positif terjangkit virus ebola. Miguel Pajares, 75, yang merupakan seorang pastor Katolik itu kini dikarantina di sebuah rumah sakit di Monrovia, ibu kota Liberia.

Sebagai seorang misionaris Katolik, Pajares sudah bertugas di Liberia selama lima dekade. Nah, tujuh tahun terakhir dia lebih banyak menggabiskan pelayanan di Rumah Sakit San Jose di Monrovia. Bisa jadi di sanalah dia tertular virus yang sudah menewaskan ratusan orang di daratan Afrika.  

BACA JUGA: Israel Mundur dari Gaza

"Pajares telah dikarantina di rumah sakit bersama lima misionaris lainnya sejak kematian direktur organisasi badan amal Spanyol Juan Ciudad ONGD, Sabtu pekan lalu," tulis keterangan resmi ONGD.

Masih menurut sumber yang sama, Pajares merupakan satu di antara sekitar 1.600 orang yang telah terjangkit Ebola di kawasan Afrika barat sejak Maret silam. Ini merupakan wabah Ebola terbesar sepanjang sejarah.

BACA JUGA: Kecewa Kebijakan Soal Gaza, Menteri Inggris Mundur

Sebanyak 887 orang meninggal akibat Ebola di Sierra Leone, Liberia, Guinea dan Nigeria, dengan tingkat kematian 55 persen, menurut laporan WHO. (AFP/mas)

BACA JUGA: ECDC Klaim Ebola Sulit Masuk Eropa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Seorang Pasien Diduga Ebola Diisolasi di New York


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler