Muhammad Zain: Tenaga Pendidik Harus Mampu Jawab Tantangan Zaman

Kamis, 24 November 2022 – 22:03 WIB
Rapat Koordinasi GTK Madrasah Berprestasi Grand Final GTK Madrasah 2022. Foto: Istimewa for JPNN.com.

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Muhammad Zain mengatakan tenaga pendidik harus mampu menjawab tantangan zaman.

Par tenaga pendidik juga harus mampu melakukan berbagai inovasi, di tengah kondisi dunia yang memasuki era VUCA atau Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity.

BACA JUGA: Arinal Mengapresiasi Pemda yang Masih Rutin Membayar Gaji Guru PPPK

Era VUCA artinya terjadi perubahan yang sangat cepat, tidak terduga dan dipengaruhi banyak faktor.

"Kita hidup di era VUCA yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan yang cepat serta sulit diprediksi."

BACA JUGA: Rakorwas Itjen, Menag Dorong Pengawasan untuk Perbaikan Layanan Publik

"Karena itu, para guru dan tenaga pendidikan harus mampu menjawab dan melakukan inovasi serta berprestasi dalam pengajaran dan pendidikan."

"Itulah fokus saat ini," ujar Muhammad Zain pada rapat Koordinasi GTK Madrasah Berprestasi Grand Final GTK Madrasah 2022, di Jakarta, Rabu (23/11).

BACA JUGA: Kemenag: Dokumen Kurikulum Merdeka Mungkin Sudah Matang, tetapi...

Menurutnya, dalam hidup ini kesuksesan bukan tujuan. Karena itu setiap orang harus terus berikhtiar menjadi lebih baik, berinovasi dan mengukir prestasi.

Tekait momentum peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022, Muhammad Zain mengatakan Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada guru madrasah dalam beberapa kategori guru.

Antara lain, guru berprestasi, inovasi, inspirasi dan guru berdedikasi.

“Dari 500 guru yang mendapatkan apresiasi, itu ada guru yang berprestasi, ada guru yang berinovasi, ada guru yang menginspirasi dan ada yang berdedikasi,” katanya.

Muhammad Zain juga mengatakan GTK Madrasah selalu mencari ruang agar bisa memberikan apresiasi kepada guru-guru madrasah.

untuk itu panitia menambahkan satu kategori lagi yaitu guru favorit.

“Apabila guru itu tidak berprestasi, inovasi, menjadi inpirasi, tidak berdedikasi, masih ada yaitu guru favorit. Jadi, selalu ada ruang bagaimana caranya guru mendapat apresiasi," ucapnya.

Seperti diketahui, Anugerah GTK Madrasah 2022 digelar sebagai apresiasi terhadap guru dan tenaga pendidik yang selalu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, kinerja dan prestasi.

Final Anugerah GTK Madrasah Nasional 2022 diselenggarakan di Hotel Swiss-Bell Inn Kemayoran, Jakarta, 23-25 November 2022. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Para Penggarap Diminta Segera Mengosongkan Lahan UIII


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler