MUI: Ada Rekayasa Jahat di Tahun Politik

Selasa, 20 Februari 2018 – 14:53 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI). Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat keamanan dan intelijen negara untuk mengusut tuntas serta mengungkap motif kekerasan terhadap tokoh agama yang terjadi di berbagai daerah akhir-akhir ini, Ada dugaan aksi dilakukan secara terencana, sporadis, serta sistemik.

Menurut Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi, berbagai kejadian tersebut telah melahirkan banyak rumor di masyarakat sehingga bila tidak segera diusut bisa menimbulkan prasangka-prasangka menyesatkan dan bisa memunculkan gejolak di masyarakat.

BACA JUGA: MUI Prihatin Banyak Kepala Daerah Kena OTT KPK

"MUI menengarai ada pihak-pihak yang ingin membuat suasana ketakutan, saling curiga dan ketegangan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Zainut, Selasa (20/2).

MUI juga menduga ada rekayasa jahat yang bertujuan ingin membuat kekacauan dan konflik antarelemen masyarakat dengan memanfaatkan momentum tahun politik.

BACA JUGA: PBB Minta BIN Telusuri Dalang Penyerangan Tokoh Agama

Untuk itu MUI mengajak seluruh elemen bangsa untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, bersikap tenang, dapat mengendalikan diri, dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu domba serta ingin memecah belah persatuan kesatuan bangsa. (esy/jpnn)

BACA JUGA: Mau Sambut Habib Rizieq? Simak Dahulu Permintaan MUI Ini

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bawaslu Akan Awasi Materi Khotbah Ulama, Yakin?


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler