Mulai Tinggalkan Batu Bara, Korea Selatan Tutup 10 PLTU

Selasa, 10 Desember 2019 – 12:12 WIB
PLTU batu bara di Incheon, Korea Selatan. Foto: Hankyoreh

jpnn.com, SEOUL - Kementerian Energi Korea Selatan (Korsel) mengumumkan penutupan 10 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), Selasa (10/12). Langkah ini merupakan realiasai dari komitmen Negeri Ginseng mengurangi polusi.

Penutupan itu terjadi setelah pemerintah bulan lalu mengatakan bahwa pihaknya akan menonaktifkan sebanyak 15 PLTU batu bara antara Desember hingga Februari. Pembangkit yang tersisa diharapkan mampu memasok cukup daya untuk seluruh negeri.

BACA JUGA: Target 2025, Pemanfaatan Batu Bara Hanya 30%

Kementerian Energi juga menyebutkan bahwa 41 PLTU batu bara akan beroperasi dengan kapasitas 80 persen.

Korea Selatan, negara dengan ekonomi terbesar keempat di Asia, mengoperasikan sekitar 60 PLTU batu bara. Pembangkit-pembangkit tersebut menghasilkan sekitar 40 persen listrik mereka.

BACA JUGA: Warga Cilincing Terserang ISPA Diduga Akibat Polusi Udara dari Debu Batu Bara

Tenaga nuklir menyumbang sekitar 30 persen dari listrik Korea Selatan, disusul oleh tenaga gas dengan sekitar 20 persen. Para analis memprediksikan pengurangan PLTU batu bara akan memberikan sedikit dorongan terhadap permintaan LNG negara tersebut. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Limbah Padat Pembakaran Batu Bara, Sumber Energi Masa Depan


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler