Museum Serangan 11 September Untuk Umum 21 Mei

Jumat, 16 Mei 2014 – 16:12 WIB
Salah satu ruangan di dalam Museum serangan teroris 11 September 2001 di kota New York (14/5). Getty Images

jpnn.com - Museum Serangan 11 September yang dibangun untuk mengenang serangan teroris yang meruntuhkan gedung kembar World Trade Center sudah diresmikan Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Museum yang dibangun di bawah tanah ini rencananya akan dibuka 21 Mei 2104 mendatang.

Bagunan museum yang menelan biaya USD 700 juta atau sekitar Rp 8,05 triliun tidak berlangsung mulus. Butuh waktu lama untuk menyelesaikan pembangunan ini karena adanya konflik.

BACA JUGA: Feri Tenggelam di Dhaka, Puluhan Orang Tewas

Laman Voa Indonesia melaporkan konflik yang dimaksud adalah masalah desain, penundaan konstruksi dan perdebatan antara sisa-sisa jenazah korban yang tidak teridentifikasi sebaiknya dikubur atau diletakkan di atas tanah tersebut.

Museum itu terletak di bekas menara kembar World Trade Center yang hancur setelah teroris al-Qaida membajak pesawat penumpang dan menabrakkannya ke bagian atas kedua gedung pencakar langit itu.

BACA JUGA: Partai Kongres di India Kalah, Siap Menjadi Oposisi

Puing-puing besar baja yang bengkok-bengkok dari kedua gedung yang hancur itu terpajang disana, serta banyak benda-benda peringatan serangan tersebut.
 
Ada juga foto-foto para korban tewas, tulisan tangan yang meminta pertolongan dan rekaman suara orang-orang dari seluruh dunia yang bercerita dimana ketika mereka mendengar atau menonton di televisi tentang serangan itu.

Seperti yang diketahui, serangan teroris 11 September 2001 terjadi di Amerika Serikat. Serangan menggunakan pesawat dengan menabrakkan World Trade Center ini menewaskan hampir 3.000 orang. (awa/jpnn)

BACA JUGA: Satelit Canggih Milik Rusia Jatuh

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hajar Demonstran, Staf Khusus PM Turki Terus Dikecam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler