Muslim Malaysia Dilarang Nonton Black Eyed Peas

Jumat, 28 Agustus 2009 – 06:42 WIB
Foto : REUTERS

KUALA LUMPUR - Warga Muslim di Malaysia dilarang menghadiri konser grup musik hip hop Black Eyed PeasLarangan itu muncul menyusul adanya putusan pengadilan syariah Malaysia yang menjatukan hukuman cambuk terhadap Kartika Sari Dewi Shukarno, seorang model yang tertangkap basah minum bir di sebuah hotel.

Warga muslim di Malaysia memang dilarang mengkonsumsi minuman beralkohol

BACA JUGA: Pembajak Somalia Tembaki Heli US Navy

Terlebih lagi, partai oposisi Malaysia tengah gencar menentang penjualan bir
Sedangkan konser Black Eyed Peas di negeri jiran itu disponsori oleh produk minuman Guinness, milik grup Diageo.

REUTERS melaporkan, konser Black Eyed Peas digelar sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Guinness ke 250

BACA JUGA: Nessie Terlihat di Google Earth?

"Apakah anda bukan Muslim dan berumur lebih dari 18 tahun?" tulis website panitia konser
Jika jawabnya 'tidak' maka jelas dilarang memasuki area konser.

Jumlah Muslim di Malaysia diperkirakan 55 persen dari total pupulasi yang mencapai 27 juta

BACA JUGA: Khomeini: Para Tokoh Penentang Bukanlah Agen

Sebagai negeri yang menerapkan syariat Islam, Malaysia melarang penduduknya yang beragama Islam mengkonsumsi alkoholNamun demikian aturan itu sering dilanggar, terutama di kota-kota besar seperti Kuala Lumpur.

Meski ada larangan bagi warga Muslim untuk mengkonsumsi alkohol, namun di tahun 2008 saja Malaysia's Guinness Anchor yang menjual Guinness dan produk lain di Malaysia mencatat angka penjualan hingga 1,2 miliar ringgit, atau setara US $ 340.6 juta.

Hanya saja, larangan menyaksikan konser grup musik asal barat ternyata tak sebatas persoalan alkoholDengan alasan moral, beberapa band dan penyanyi barat juga dilarang tampilAwal minggu ini, the Pan Malaysian Islamic Party (PAS) menginginkan agar Michael Learns to Rock, sebuah grup band asal Denmark, dilarang menggelar konser.

Bahkan sejak 2007, PAS yang merupakan kekuatan politik terbesar kedua di Malaysia setelah UMNO, lantang dalam kampanye menentang konser penyanyi perempuan seperti Beyonce, Rihanna, Gwen Stefani and Avril Lavigne.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tersangkut Video Rasis, Microsoft Minta Maaf


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler