Nadiem Makarim Ingin Hapus UN, Buya Syafii: Jangan Serampangan, Ini Bukan GoJek

Kamis, 12 Desember 2019 – 22:59 WIB
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif alias Buya Syafii kritik rencana Nadiem Makarim hapus UN. Foto: Antara/Luqman Hakim

jpnn.com, YOGYAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syafii Maarif meminta rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menghapus UN tidak diputuskan secara tergesa-gesa.

Menurutnya, Nadiem perlu melakukan kajian mendalam sebelum dilakukan penghapusan UN

BACA JUGA: Buya Syafii Minta Jokowi Pilih Sosok Pandai Bergaul jadi Mendikbud, Siapa?

"Jangan serampangan (menghapus UN). (Pendidikan) ini bukan GoJek," kata Syafii seusai menghadiri pengukuhan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir sebagai guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Sportorium UMY, Kamis.

Menurut Syafii, rencana penghapusan UN tidak bisa direalisasikan secara instan. Rencana itu, kata dia, harus diputuskan secara hati-hati serta perlu ditinjau dari berbagai perspektif.

BACA JUGA: PSI Dukung Nadiem Makarim Hapus UN, Ini Alasannya

"Harus dikaji ulang secara mendalam dengan melibatkan pakar pendidikan yang mengerti betul itu ya," kata dia.

Syafii khawatir jika akhirnya dihapus, UN yang selama ini dipandang sebagai penjaga mutu belajar siswa, akhirnya akan membuat para siswa tidak sungguh-sungguh lagi dalam belajar.

BACA JUGA: 20 Tahun Mengabdi, Guru PNS Ini Tak Terima Dipecat Pemkab

"Di mana-mana Ujian Nasional itu ada. Untuk menjaga mutu," kata dia.

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan bahwa UN akan digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Tes didasarkan pada kemampuan literasi (bahasa), numerasi (matematika), dan karakter. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler