PSI Dukung Nadiem Makarim Hapus UN, Ini Alasannya

Kamis, 12 Desember 2019 – 12:58 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim akan menghapus Ujian Nasional alias UJ mulai 2021. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim untuk menghapus Ujian Nasional (UN) mulai 2021.

Hal ini  disampaikan Juru Bicara DPP PSI, Dedek Prayudi dalam keterangan tertulis, yang diterima, di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Sandi Berjanji Pada Ribuan Kiai Akan Hapus UN

"Terobosan semacam ini yang dibutuhkan dunia pendidikan Indonesia. Kita tak punya waktu lagi untuk menunda perbaikan diri atau kita akan makin jauh tertinggal," kata

Dedek menilai UN tidak relevan karena kemampuan siswa dinilai hanya dengan tes selama beberapa jam. Sementara kemampuan sesungguhmya dari masing-masing siswa tidak terbaca melalui tes tersebut.

BACA JUGA: Mendikbud Nadiem Bantah Pendapat Jusuf Kalla Soal Dampak UN Dihapus

Dia mengatakan UN yang selama ini menjadi ukuran kemajuan pendidikan belum berhasil mengangkat kualitas pendidikan.

Hal itu terbukti bahwa Human Development Report 2019 menempatkan Indonesia di peringkat keenam di ASEAN, di bawah Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand, dan Filipina.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Gaji PNS Rp 12 Juta hingga Skandal Garuda Indonesia Makin Memanas

“PSI mendorong bentuk tes yang bukan menekankan soal hafalan, tetapi menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis dan mendorong kreativitas,” ujar Dedek.

Dedek menekankan metode tes tersebut membutuhkan sistem pembelajaran yang mengajak para siswa aktif bertanya, berdiskusi, juga memfasilitasi belajar di luar kelas.

Sebelumnya Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan menghapus UN dan digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai 2021. Tes didasarkan pada kemampuan literasi (bahasa), numerasi (matematika), dan karakter. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler