Naga Mekes Terusik Regulasi U-23

Senin, 13 Maret 2017 – 12:01 WIB
Hendra Adi Bayauw merupakan salah satu korban regulasi U-23. Foto: kaltimpost/jpg

jpnn.com, BALIKPAPAN - Regulasi PSSI yang mewajibkan setiap klub menggunakan pemain U-23 dalam timnya layak diacungi jempol.

Semua aturan itu dibuat PSSI demi mewujudkan tim nasional (timnas) yang berkualitas pada masa depan.

BACA JUGA: Matangkan Fisik Pemain, Jafri Ajak Skuatnya ke Pantai

Piala Presiden menjadi gambaran federasi membuat format kompetisi resmi.

Namun, efektif kah penerapan pemain muda dalam regulasi Liga 1?

BACA JUGA: Lini Belakang Minim Ujian, Lini Serang Makin Garang

Hingga saat ini regulasi tersebut masih perbincangan hangat. Dari pengalaman Piala Presiden, regulasi belum berjalan maksimal.

Sebagai contoh, setiap tim terbukti selalu mengganti pemain U-23 setelah babak pertama selesai. Artinya, sebagian tim hanya menjadikan pemain U-23 syarat menggugurkan kewajiban.

BACA JUGA: Gelandang Asal Korea Ini Mulai Betah di Kota Raja

“Harus ada revisi terkait regulasi tersebut. Saya tidak meminta aturan dihapus, hanya tidak perlu memasang tiga pemain U-23 sebagai starter selama 45 menit. Ada kalanya pemain muda harus dimainkan pada paruh kedua,” ujar pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra.

Selain itu, aturan memakai minimal tiga pemain U-23 dinilai sedikit menyingkirkan pemain yang baru memasuki usia matang.

Untuk Naga Mekes julukan Mitra Kukar, sebut saja Hendra Adi Bayauw yang sedang berada di usia produktif sebagai pemain bola. Namun, aturan tersebut membuat Bayauw selalu memulai laga dari bangku cadangan.

“Kami menginginkan aturan yang adil untuk semua pemain. Pelatih juga tahu kapan waktunya memasang pemain muda sesuai kebutuhan strategi. Untuk itu, kami berharap Liga 1 bisa menerapkan regulasi yang lebih baik,” imbuhnya seperti diberitakan Kaltim Post (Jawa Pos Group) hari ini.

Lebih jauh, Jafri menuturkan jika federasi menginginkan pemain muda berkualitas, sebaiknya membuat kompetisi khusus pemain muda.

“Alangkah lebih bijaksana jika federasi membuat kompetisi khusus pemain muda. Dengan begitu akan lebih tepat sasaran. Ini sifatnya hanya ide, tidak ada maksud lain,” pungkasnya. (don/bby)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jafri Sastra Bakal Rekrut Stopper Baru


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler