jpnn.com, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membantah telah merekomendasikan pada Romahurmuziy nama Haris Hasanuddin, untuk jabatan Kakanwil Kemenag Jawa Timur.
Khofifah pun siap memberikan klarifikasi jika diminta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hal itu.
BACA JUGA: Khofifah Baru Tahu Pria yang Ditangkap KPK Itu Menantu Mantan Tim Suksesnya
BACA JUGA : Dalih Romi Usulkan Haris Hasanuddin Jadi Kakanwil Kemenag Jatim
Di sisi lain, Khofifah mengakui bahwa Haris Hasanuddin memang menantu dari Roziki, ketua timsesnya bersama Emil Dardak di Pilgub Jatim tahun 2018 lalu.
BACA JUGA: Khofifah Indar Parawansa Kaget Namanya Ikut Diseret Romahurmuziy
"Namun, masalah jabatan di Kemenag harus melalui mekanisme seleksi terbuka dan menjadi kewenangan internal dari Kemenag," kata mantan Mensos tersebut usai menghadiri acara hari jadi ke-39 Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Timur, di Gedung Negara Grahadi Surabaya.
BACA JUGA : Komentar Romi soal Kasusnya dan Uang di Ruang Kerja Menag
BACA JUGA: Romi Minta Izin KPK untuk Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Luar
Sebelumnya, Khofifah juga mengaku baru mengetahui Kepala Kanwil Kemenag Jatim Harris Hasanudin yang kena OTT KPK itu merupakan menantu Roziqi.
BACA JUGA : Khofifah Baru Tahu Pria yang Ditangkap KPK Itu Menantu Mantan Tim Suksesnya
Dia pun membantah kenal secara personal dengan Haris Hasanudin. "Secara personal tidak," tegasnya. (yos/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Pastikan Tak Sita Uang Honor di Ruangan Kerja Menag
Redaktur & Reporter : Natalia