NasDem Bukan Tak Setuju Amandemen UUD 1945, Cuma ada yang Perlu Dijawab

Rabu, 13 Oktober 2021 – 22:31 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Fraksi Partai NasDem di MPR RI tidak setuju dengan amendemen kelima UUD 1945.

Menurut Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi NasDem Lestari Moerdijat, pihaknya memilih untuk bersikap bisa terburu-buru memutuskan terkait usulan amendemen.

BACA JUGA: Polda Riau Sampai Kerahkan 2 Kapal Polairud

Lestari menyebut ada beberapa hal yang perlu dijawab terlebih dahulu terkait usulan dimaksud.

"Partai NasDem dalam hal ini fraksi NasDem di MPR tidak anti terhadap amendemen, tentu yang perlu dijawab seperti apa kalau dilakukan amendemen," ujar Lestari dalam diskusi publik Fraksi Nasdem MPR RI secara daring di Jakarta, Rabu (13/10).

BACA JUGA: Keren! PKP Siap Membentangkan Karpet Merah Untuk Mantan Pegawai KPK

Diskusi mengangkat tajuk 'Menilai Urgensi Amendamen UUD 1945 ke-5, Sudahkah Berlandaskan Kepentingan Bangsa'.

Menurut Lestari, diskusi digelar sebagai upaya Fraksi NasDem untuk mencari masukan dan melakukan pendalaman atas sejumlah isu yang berkembang di masyarakat dan menjadi pekerjaan rumah MPR RI.

BACA JUGA: Ini Nama-nama 60 Perwira Tinggi TNI yang Naik Pangkat

Diskusi juga diharapkan bisa memberikan masukan dan memperkaya wawasan, dalam rangka mencari pandangan secara utuh terhadap urgensi dari amendemen ke-5 UUD 1945.

"Isu amendemen bukan saja isu yang baru saja digulirkan, tetapi pekerjaan rumah yang ditinggalkan MPR terdahulu dan diserahterimakan kepada pimpinan MPR saat ini," ucap Lestari.

Lestari menegaskan jika amendemen dilakukan, banyak pertanyaan yang harus dijawab, di antaranya potret dan perubahan seperti apa yang harus dilihat dalam UUD 1945.

Dia juga mempertanyakan apakah selama ini telah dilakukan evaluasi terhadap amendemen-amendemen yang sudah dilakukan sebelumnya, bagaimana langkah-langkah yang harus disusun.

"Kalau amendemen itu terjadi, yang dilakukan adalah menjawab kebutuhan publik, kebutuhan untuk memberikan ruang yang besar kepada masyarakat untuk melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik," pungkas Lestari Moerdijat.(Antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler