Nasib 154 Orang ini Belum Jelas, Pemkot Medan Perlu Ambil Kebijakan Darurat

Kamis, 05 Mei 2022 – 22:42 WIB
Ilustrasi - Wali Kota Medan Bobby Nasution mendatangi korban kebakaran di tenda pengungsian di Medan, Ahad (1/5/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Medan)

jpnn.com, MEDAN - Nasib 154 orang korban kebakaran yang terjadi di Jalan Wahidin, Kota Medan, belum jelas.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan Rudiawan Sitorus mendesak Pemerintah Kota Medan segera bersikap.

BACA JUGA: Irjen Luthfi Perintahkan Labfor Menyelidiki Sumber Api Kebakaran Kapal di Cilacap

Rudiawan menilai Pemkot dapat mengambil kebijakan darurat untuk membantu para korban kebakaran.

"Kebakaran menghanguskan 41 rumah di Jalan Wahidin, Medan. Pemkot Medan bisa mengeluarkan bantuan dana dari APBD untuk masyarakat Kota Medan."

BACA JUGA: Anies Menjanjikan Ini kepada Korban Kebakaran Pasar Gembrong

"APBD ini tidak harus yang terencana saja, tetapi kondisi darurat juga bisa diambil," ujar Rudiawan di Medan, Kamis (5/5).

Dia menilai kebijakan darurat sangat penting, karena hingga kini nasib 154 warga korban kebakaran belum jelas.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat di Medan, 41 Rumah Ludes Terbakar

Nasib para korban sangat tergantung pada hasil kordinasi Pemkot Medan dengan PT Kereta Api Indonesia.

Dia menyebut korban kebakaran saat ini masih tinggal di tenda pengungsian sementara yang didirikan oleh Pemkot Medan dan sebagian lagi menumpang di rumah kerabatnya.

Kebakaran hebat telah melanda 41 rumah di Jalan Wahidin, Gang Lurah, Medan, Minggu (1/5) pukul 02.40 WIB.

Api baru bisa dipadamkan pukul 06.10 WIB akibat sempitnya akses ke lokasi, sehingga menghanguskan tempat tinggal 154 warga.

"Kami sangat mengapresiasi bantuan cepat tanggap yang diberikan Pemkot Medan."

"Namun, harus dipikirkan juga nasib para korban. Sampai kapan mereka terus menunggu dalam kondisi itu," katanya.

Rudiawan khawatir jika kondisi terus berlarut akan menimbulkan masalah baru.

Misalnya, aspek kesehatan, kesejahteraan maupun pendidikan bagi anak-anak korban kebakaran.

"Sebentar lagi anak-anak mulai masuk sekolah dan tahun ajaran baru. Ini harus dipikirkan untuk pendidikan mereka," katanya.

Kepala BPBD Kota Medan Muhammad Husni mengatakan pihaknya sudah mendirikan tiga tenda pengungsian sementara dan posko pemberian bantuan di lokasi korban kebakaran.

"Kami bersama OPD terkait terus memberikan bantuan berupa makanan pagi, siang, dan malam kepada korban kebakaran di tenda pengungsian," kata dia.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler