Natal di Daerah Ini Terancama Pemadaman Listrik

Kamis, 24 Desember 2015 – 09:07 WIB
Logo PLN

jpnn.com - PUTUSSIBAU- Umat Kristiani menyambut Natal 2015 dengan penuh suka cita. Tapi, bagi Umat Kristiani di Putussibau, harus siap-siap menjalankan ibadah dengan kurang khidmat. Pasalnya, ancaman pemadaman listrik oleh PLN terus membayangi.

Karena itulah, jauh sebelum hari H, PLN menegaskan akan berusaha optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik pada momen Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, agar tidak byarpet. 

BACA JUGA: Kang Emil Terima Penghargaan dari Presiden

PLN menyebut, penggunaan listrik masyarakat hampir menyentuh batas maksimal daya listrik yang mampu dihasilkan pembangkit listrik milik PLN Ranting Putussibau. Di sisi lain masih banyak jaringan listrik yang masih beresiko tertimpa dahan pohon.

Manajer PLN Ranting Putussibau, Martua Mario Gultom mengaku telah melakukan beberapa hal untuk mengoptimalkan suplai listrik kepada pelanggan. Baru-baru ini, PLN melakukan pemangkasan dahan atau pohon yang berpotensi menimpa dan memutuskan jaringan listrik. 

BACA JUGA: Aduhh.. Malas Razia, Jalanan Pontianak Dipenuhi Penjaja Cinta

"Kendala utama kita adalah pohon, itu yang buat selama ini padam. Tapi kami sudah melakukan pemangkasan pohon, di desa Nanga Awin dan desa Bika," kata Mario kala ditemui di Mapolres Kapuas Hulu, kemarin.

Menurut Mario, selain pada kedua desa tersebut masih banyak lagi di lokasi lain yang jaringan listriknya beresiko tertimpa dahan pohon. Sedikitnya ada tiga jalur yang rawan,  Putussibau Selatan, Mentebah dan Nanga Suruk. Pada kawasan tersebut mayoritas jaringan listrik melintasi pepohonan.  "Jaringan ini jika tersentuh pohon seluruh daerah bisa padam," jelasnya.

BACA JUGA: Baru Dua kali Ketemu, Gituan... Eh, Kena Gerebek

Dia menambahkan, untuk menyambut hari raya Natal 2015 dan Tahun baru 2016, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) mesin pembangkit PLN Ranting Putussibau aman. Hanya saja ada sedikit krisis daya antara beban puncak dan kemampuan pembangkit listrik. 

"Kalau back up pembangkit tetap beroperasi optimal, maka tetap aman dan tidak ada pemadaman. Tapi kalau tidak mampu tepaksa listrik dimatikan," jelas Mario. (rakyatkalbar/dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Warga Kaltara Harap Waspada, Gempa Masih Mengancam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler