Neng Eem Ajak Pengurus Perempuan Bangsa Cianjur jadi Agen Persatuan

Senin, 28 Maret 2022 – 12:59 WIB
Anggota MPR RI Neneng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengajak jajaran pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur menjadi agen persatuan. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, CIANJUR - Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Neneng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengajak jajaran pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur Jawa Barat, meneruskan cita-cita para pendiri bangsa dengan menjadi agen persatuan dan kebangsaan.

Dia mengingatkan potensi perpecahan bangsa Indonesia sangat besar.

BACA JUGA: Fakta Ini Bikin Neng Eem MPR Gelisah, Ingatkan Hal Penting Ini ke Pegiat Medsos

Menurut dia, ini terjadi karena Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, apalagi jumlah kelompok yang merongrong persatuan semakin banyak.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Neng Eem saat tampil menjadi pembicara pada acara Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sabahat Kebangsaan, kerja sama MPR dengan Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur di Wisma Kemnaker Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/3).

BACA JUGA: MPR RI Dorong Gerakan Pelestarian Kebudayaan Nasional

"Bagi Bangsa Indonesia, keragaman, itu adalah sunatullah. Karena itu kita perlu menjaga persatuan dan kesatuan, sebagaimana perintah Rasulullah yang berbunyi hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air, itu adalah sebahagiaan dari iman)," kata Neng Eem dalam siaran persnya, Senin (28/3).

Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jendral MPR RI Siti Fauziah, Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur Nyi Mas Enan.

BACA JUGA: Imlek, Wakil Ketua MPR RI Ungkap Peran Gus Dur untuk Kalangan Tionghoa di Indonesia

Hubbul Wathan minal iman, kata Neng Eem dalam prakteknya terbagi menjadi tiga, yaitu Ukhuwah Basariyah atau persaudaraan sesama umat manusia.

Artinya semua manusia di muka bumi adalah saudara, yang harus saling menghormati dan menyayangi.

Tidak dibatasi wilayah negara manapun. Ukhuwah Basariyah mengakui bahwa setiap manusia merupakan makhluk tuhan yang diciptakan Allah SWT.

"Kedua adalah Ukhuwah Islamiah. Di manapun umat Islam berada, dia adalah saudara, meski di tempat yang jauh maupun beda pilihan politik dari kita," ungkapnya.

Dia menambahkan jika bangsa Indonesia memiliki keyakinan bahwa NKRI adalah harga mati.

Sebab, bentuk negara NKRI adalah yang paling cocok buat bangsa Indonesia.

Pelaksanaannya dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku.

Tidak dipraktekkan secara serampangan atau malah mengadu domba.

"Jangan lagi ada yang mempertentangkan antara Islam dan Pancasila atau Al Qur'an dan UUD NRI Tahun 1945. Jangan pula, mengkafirkan pihak lain yang tidak sejalan hanya karena beda pandangan politik," ujarnya.

"Kita tidak boleh membiarkan peristiwa di pakistan, pengambil alihan secara paksa pemerintahan yang sah oleh kelompok Taliban," sambung Neneng.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Dan Sistem Informasi MPR RI Siti Fauziah mengatakan kaum perempuan memiliki peran besar dalam membangun peradaban.

Karena perempuanlah yang pertama kali memberikan pendidikan dan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Karena itu, Siti Fauziah mengingatkan agar para ibu tetap memperhatikan tugasnya sebagai orangtua, meski banyak kegiatan yang harus diikuti.

"Banyak kaum perempuan yang membawa anaknya, saat mereka bekerja ataupun melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Jangan pernah menyerah dan tetap bersemangat," kata Siti Fauziah. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MPR RI Minta Pemerintah Perhatikan Kelompok Rentan di Tengah Lonjakan Kasus Omicron


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler