Ngamar Bareng Wanita, Pengusaha Meninggal Dunia Tanpa Busana

Selasa, 01 Januari 2019 – 01:05 WIB
Ilustrasi mayat. Foto: Rakyat Kalbar/JPNN

jpnn.com, SAMPIT - Pengusaha bernama Andy Tjandra ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah resort di Jalan Sudirman, Sampit, Kalimantan Tengah, Sabtu (29/12).

Saat ditemukan, jasad pria asal Medan, Sumatera Utara, itu dalam kondisi tanpa mengenakan pakaian.

BACA JUGA: Berita Duka, Pengusaha Andy Tjandra Meninggal Dunia

Awalnya pria 48 tahun itu datang ke resort menggunakan mobil berpelat nomor KH DA 9870 CE, Jumat (28/12) pukul 23:30 WIB.

Andy tidak sendirian. Dia datang bersama seorang wanita. Keduanya diduga mengonsumsi minuman keras terlebih dahulu sebelum check in.

BACA JUGA: Mengira Akan Dibegal, Sony Bunuh 2 Pria Sekaligus

Rianto selaku penanggung jawab resort mengatakan, awalnya Andy ke lobi untuk memesan kamar yang akan ditempati.

Setelah itu Andy masuk terlebih dahulu ke kamar. Tidak lama berselang Andy kembali ke mobil untuk menjemput teman wanitanya.

BACA JUGA: Fitri Sudah Tidak Berdaya, Perampok Tetap Beringas Membacok

”Dari hasil rekaman CCTV, terlihat gadis tersebut sedang mabuk,” kata Rianto.

Berdasarkan rekaman CCTV terlihat teman wanita Andy keluar dari kamar pada Sabtu (29/12) pukul 06:30 WIB.

Namun, Andy tidak kunjung keluar dari kamar. Tidak berselang lama Kasim yang merupakan teman Andy datang.

Dia lantas menghubungi karyawan resort. Mereka akhirnya menuju kamar Andy.

Saat itulah mereka melihat Andy sudah tidak bernyawa di dalam kamar.

”Saat saya masuk ke dalam kamar, posisi korban saat itu tertelungkup dengan wajah pucat berwarna biru. Saat melihat peristiwa tersebut, lalu saya bergegas memanggil aparat kepolisian,” terang Rianto.

Rianto menduga pria 48 tahun tersebut memiliki riwayat sakit jantung.

”Kabar itu pun saya dengar langsung dari Kasim. Ketika korban usai minum minuman keras, dadanya mulai bengkak dan korban merasa kesakitan. Namun, saat korban datang ke lobi untuk check in, terlihat dari CCTV dia dalam keadaan normal,” jelas Andy.

Santo yang juga teman Andy mengatakan, rekannya datang ke Sampit untuk bertemu mitra kerja.

”Andy sebelumnya datang dari kebun sawit,” ucap Santo.

Santo menambahkan, Andy sudah tinggal di Kabupaten Kotawaringin Timur selama empat tahun.

Kasatreskrim Polres Kotawaringin Timur AKP Wiwin Junianto Supriyadi menjelaskan, jasad Andy diautopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Setelah dilakukan autopsi, baru kami bisa simpulkan penyebab kematian korban,” ucap Wiwin. (sir/yit/prokal/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ambulans vs Mobil Dinas: Pasien, Staf dan Plt Kadisdik Tewas


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler