Fitri Sudah Tidak Berdaya, Perampok Tetap Beringas Membacok

Selasa, 25 Desember 2018 – 01:05 WIB
Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting beserta anggota saat berada di TKP usai mendapat laporan terjadinya peristiwa curas. Foto: Humas Setda Katingan for Radar Sampit/JPNN

jpnn.com, KATINGAN - Fitriah meninggal dengan kondisi mengenaskan setelah dibacok perampok di tokonya di Desa Tumbang Liting, Kecamatan Katingan Hilir, Kalimantan Tengah, Jumat (21/12).

Kapolres Katingan AKBP E Dharma B Ginting mengatakan, Fitriah mengalami luka bacok di bagian wajah dan sempat dilarikan ke RSUD Mas Amsyar Kasongan.

BACA JUGA: Ambulans vs Mobil Dinas: Pasien, Staf dan Plt Kadisdik Tewas

Namun, luka yang sangat parah membuat nyawa Fitriah tidak bisa diselamatkan.

Dharma menjelaskan, saat itu pelaku berpura-pura berbelanja alat perlengkapan menambang emas, beberapa cat, dan sebilah kapak.

BACA JUGA: Ajak Hidayat Bercumbu, Sisca Malah Ditikam

”Pesanan dipenuhi korban. Ketika menanyakan harganya dan membayar barang tersebut, pelaku langsung menyerang korban," jelas Dharma.

Saat itu Fitriah langsung tersungkur. Sementara itu, anak buahnya, Mahani, menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Pesan Terakhir Korban Pembunuhan Selingkuhan Istri pada Anak

Melihat korbannya tidak berdaya, pelaku justru kian beringas. Dia tetap menghujamkan kapaknya.

Dharma menambahkan, pelaku berusaha melukai Mahani. Akan tetapi, upaya itu gagal karena Mahani berhasil melarikan diri.

“Pelaku mengambil semua uang dari laci toko dan di kardus bawah meja, lalu melarikan diri menggunakan sepeda motor," ujar Dharma.

Sampai saat ini petugas masih memburu pelaku pembunuhan sadis tersebut. (agg/ign/prokal/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menangis, Susilawati Bilang Mencintai Pria Pembunuh Suaminya


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler