Ngeri, Penggemar Pak Harto Ancam Gulung PSI

Senin, 04 Juni 2018 – 07:50 WIB
Soeharto. Foto: The Straits Times

jpnn.com, JAKARTA - Baru lepas dari kasus kampanye di luar jadwal, PSI kembali terancam berurusan dengan hukum. Kali ini partai anyar tersebut dianggap memfitnah keluarga besar Presiden Ke-2 RI Soeharto lewat video berdurasi 43 detik yang baru-baru ini viral di media sosial.

Adalah Patriot Organisasi Pagar Negeri (Perisai Berkarya) yang mempermasalahkan video tersebut. Para penggemar Soeharto dan Orde Baru itu mengancam akan melaporkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke Bareskrim Mabes Polri.

BACA JUGA: Keterangan KPU dan Bawaslu Beda, Polri Setop Kasus PSI

"Jangan karena partai pendukung pemerintah kemudian seenaknya bikin video yang memfitnah keluarga Pak Harto. Jangan sampai dugaan kami benar bahwa ini partai radikalis kiri, kami akan melawan dan partai seperti PSI wajib dibubarkan," ucap Ketua Umum Perisai Berkarya, Tri Joko Susilo kepada INDOPOS di Jakarta, Minggu (3/6).

BACA JUGA: Kasus PSI Dihentikan, Indpendensi Bawaslu Dipertanyakan

 

Dia pun mengaku akan mengintruksikan jaringan Ormas Perisai Berkarya dari pusat sampai daerah untuk memasang hastag #bubarkanPSI #bubarkanpartaipemfitnahpakharto.

BACA JUGA: Bawaslu Terlalu Bernafsu Melaporkan PSI

"Kami berjanji harga mati sampai kapanpun bahkan setelah pemilu untuk membubarkan PSI," cetusnya.

Tak hanya itu, Joko juga menyinggung para Dewan Pembina PSI seperti Sunny Tanuwidjaya dan Jefry Geofany yang ia nilai keduanya bermasalah.

"Jadi berhentilah mengklaim partai anak muda dan paling sok tahu, ingat pula blunder-blunder PSI mulai dilaporkan oleh Bawaslu, menghina Pemerintahan Rusia. Ini partai pasti kita gulung dan kita bubarkan," pungkasnya. (jaa)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus PSI Dihentikan Karena Bawaslu Tebang Pilih?


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler