Ngobrol 15 Menit, Tedjo Edy Langsung Dipilih jadi Menkopolhukam

Minggu, 26 Oktober 2014 – 20:55 WIB
Menko Polhukam, Tedjo Edhy Purdjianto. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Laksamana (purn) Tedjo Edhy Purdjiatno terpilih sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Pria kelahiran Magelang itu tak menyangka akan ditawari jadi menteri. Pasalnya, selama bertemu Joko Widodo di kegiatan kepartaian, tak pernah ada tawaran khusus.

BACA JUGA: Marzuki Alie: Ada Menteri Jokowi Salah Tempat

"Enggak pernah ditawari, tapi jam 10 malam tiba-tiba ditelepon Mas Andi Widjajanto untuk menghadap beliau (Jokowi). Saya enggak ngerti karena semua sudah selesai dipanggil," ujar Tedjo di kompleks Istana Negara, Jakarta, Minggu, (26/10).

Selama 15 menit bertemu Presiden, ia banyak diajak berbincang mengenai berbagai hal di bidang polhukam. Presiden memintanya meneruskan program yang sudah ada maupun yang perlu diperbaiki.

BACA JUGA: Setelah Dilantik Jokowi, Tjahjo akan Langsung Hubungi Gamawan

Saat berbincang, Presiden tidak memberitahu akan memberi jabatan menteri. "Saya baru dikasih tahu oleh Mas Andi Bapak besok sebagai Menkopolhukam. Semua ya harus diterima," tuturnya.

Tedjo mengaku siap melepaskan jabatan di Partai Nasdem untuk fokus menjalankan tugasnya sebagai menteri.

BACA JUGA: Kok tak Ada Menteri Berdarah Batak?

Seperti diketahui Tedjo menamatkan pendidikan militernya di Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 21 tahun 1975. Pendidikan militer lain yang pernah diikuti adalah Kursus Perwira Remaja, Dikbang ABRI, Sus Prostis, Diklapa 2, Seskoal Angkatan 29, Sesko ABRI, dan Lemhanas KRA 34.

Dalam karier militernya, Tedjo pernah selama 14 tahun mengabdi di Satuan Udara. Kemudian mulai tahun 1982 bertugas di KRI. Antara lain, sebagai Palaksa KRI Teluk Penyu (513) Satuan Amfibi Armatim. Kemudian Komandan KRI Teluk Lampung (540) Satlinlamil Surabaya, Komandan KRI Teluk Semangka (512) Satfib Armatim, dan Komandan KRI Multatuli (561) Satfib Armatim.

Selanjutnya Tedjo Edhy ditugaskan di Mabes AL sebagai Paban VI Binkuat Sopsal Kasal Mabesal, Komandan Satfib Armatim, Asrena Mako Armatim, Kapok Sahli A Kasal Bidang Wilnas, Komandan Guskamla Armabar, Kepala Staf Koarmatim, Wakil Komandan Seskoal.

Lalu Sahli Tingkat III bidang HUbintek Mabes TNI, Staf Ahli Manajemen Nasional Lemhanas, Panglima Koarmabar, Asisten Perencanaan Kasal, dan Dirjen Perencanaan Pertahanan Dephan, Komandan Sesko TNI, serta Kepala Staf Umum TNI. Ia dilantik pada tanggal 1 Juli 2008 oleh Presiden RI, menggantikan Laksamana TNI Sumardjono yang memasuki masa pensiun.

Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno secara resmi digantikan sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut oleh Laksamana Agus Suhartono pada tanggal 13 November 2009. (flo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MenPAN-RB Baru Diminta Berpihak Kepada Honorer K2


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler