Novel Bamukmin Komentari Unjuk Rasa Desak Anies Baswedan Dilengserkan

Selasa, 14 Januari 2020 – 19:34 WIB
Habib Novel Bamukmin. Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin menyindir kelompok massa yang menamakan dirinya Jakarta Bergerak, yang berunjuk rasa di Balai Kota Jakarta dan areal Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Massa mendesak agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dimakzulkan atau dilengserkan dari jabatannya.

BACA JUGA: Disangka Penyusup, Belasan Pendukung Anies Baswedan Ditangkap Teman Sendiri

Novel Bamukmin menilai isu yang dibawa kelompok pedemo tersebut kental muatan politis.

"Kami melihat demonstrasi ini lebih banyak kepentingan politiknya," kata Novel ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa.

BACA JUGA: Massa Jakarta Bergerak Desak Anies Baswedan Dilengserkan

Ratusan massa dari kelompok Jakarta Bergerak melakukan demonstrasi di Balai Kota Jakarta, Selasa. Dalam aksinya, massa menilai Anies gagal selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Massa juga menyinggung tentang penanganan banjir era Anies. Saat Anies memimpin Jakarta, wilayah Ibu Kota dilanda banjir besar pada awal tahun 2020.

BACA JUGA: Ketua DPRD DKI Dukung Para Penggugat Anies Baswedan

Novel heran, massa hanya mau mengkritisi Anies atas persoalan banjir. Sebab, persoalan banjir tidak hanya di Jakarta. Karena banjir besar juga terjadi di Banten dan beberapa wilayah Jawa Barat.

"Jadi poin terberat bencana dan malapetaka adalah ada di Banten dan Jawa Barat. Banten dan Jawa Barat sampai saat ini kami masih fokus memberikan bantuan di sana. Di Lebak Banten kemarin kami beri bantuan satu mobil bak penuh ke Jasinga Bogor," ungkap dia.

Seharusnya, kata dia, persoalan banjir tidak dijadikan urusan politik. Terlebih untuk mendesak Anies dimakzulkan dari kursi Gubernur DKI Jakarta.

"Musibah ini semestinya diselesaikan bersama, bukan untuk diangkat menjadi kepentingan politik untuk menjatuhkan seseorang," tegas dia. (mg10/jpnn)

ADVERTISING
ADVERTISING
Read more...

Terpopuler