Nunun jadi Kado dari Pimpinan KPK 2007-2011

Sabtu, 10 Desember 2011 – 19:29 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Kepolisian dan segenap lapisan masyarakat baru saja memperingati hari antikorupsi, kemarin (9/12).  Tertangkapmya Nunun Nurbaeti pun dianggap sebagai kado hari antikorupsi.

Penilaian itu disampaikan anggota Komisi III DPR, Trimedia Panjaitan saat dihubungi, Sabtu (10/12) petangMenurutnya, seminggu lagi komisioner KPK saat ini akan mengakhiri tugasnya. 

"Tertangkapnya Nunun itu kado hari antikorupsi yang kita peringati kemarin

BACA JUGA: Kapan Angie-Penyidik KPK Kenalan?

Sekaligus kado dari pimpinan KPK periode saat ini yang sebentar lagi berakhir," ucapnya.

Ketua DPP PDIP bidang Advokasi, Hukum dan HAM itu berharap tertangkapnya Nunun akan membuka otak di balik kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004 yang dimenangi Miranda Gultom
Penangkapan Nunun, kata Trimedia, juga diharapkan dapat mengungkap pihak pemberi perintah atau pun penyandang dana suap pemilihan DGS BI.

"Mudah-mudahan tertangkapnya Nunun bisa membuka tabir siapa sesungguhnya pemberi travel cek dalam pemilihan Miranda," pungkasnya.

Seperti diketahui, Nunun ditangkap kepolsian Thailan, kemarin

BACA JUGA: Nunun Ditangkap, Satu Utang KPK Dilunasi

BACA JUGA: Sari Soraya Minta Perlindungan Kapolri dan Menkumham

Nunun dibawa pulang sore tadi dari Thailand dengan pesawat Garuda.(ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Balik Tuding Non Parpol Juga Korupsi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler