Nusantara Foundation Bakal Bangun Pesantren di AS

Sabtu, 25 Mei 2019 – 21:59 WIB
Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali. Foto: Nusantara Foundation

jpnn.com, JAKARTA - Nusantara Foundation akan membangun Pondok Pesantren Nur Inka Nusantara Madani di Connecticut, Amerika Serikat.

Presiden Nusantara Foundation Imam Shamsi Ali mengatakan, pesantren itu merupakan memiliki luas 7,5 hektare.

BACA JUGA: Menristekdikti Dorong Ada 500 Pesantren Punya Perguruan Tinggi

Dia berharap pesantren itu bisa semakin menggaungkan nama Indonesia di dunia internasional.

"Akan merupakan catatan sejarah Islam dunia di Amerika ketika kami mendirikan pesantren Indonesia agar dari seluruh dunia bisa belajar agama di pesantren ini dan nama besar Indonesia tergandeng," katanya, Jumat (24/5).

BACA JUGA: Bulan Puasa, Para Narapidana Diajarkan Cara Memandikan Jenazah

BACA JUGA: Menristekdikti Dorong Ada 500 Pesantren Punya Perguruan Tinggi

Salah satu alasan dirinya membangun pesantren di AS ialah nama Indonesia kurang menggema di dunia internasional, termasuk Islam.

BACA JUGA: Ketum DPP KNPI Haris Pertama Langsung Silaturahmi ke Pesantren

“Kita dilihat sebelah mata oleh dunia internasional dan dunia Islam. Padahal kita sebagai bangsa Islam terbesar didunia," sebut Imam Shamsi Ali.

Pihaknya juga akan menggunakan pesantren itu untuk menyampaikan pesan-pesan tentang Islam.

"Melalui pesantren ini, kami ingin menyampaikan Islam yang sesungguhnya, yaitu Islam yang rahmatan dan ilamin, Islam yang tersenyum yang bersahabat, dan yang merangkul semua orang. Jadi, bukan Islam yang sangar dan menakutkan," ujarnya.

Lulusan S-2  University Islam Internasional di Islamabad, Pakistan, itu selama ini memang getol menyuarakan perdamaian.

"Saya dibesarkan oleh peristiwa 9 September. Sejak saat itu saya menjadi pembangun komunikasi semua umat beragama di New York, mengadakan dialog-dialog antaragama dan pemerintah Amerika Serikat,” imbuhnya. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jadi Anak Pesantren, Prilly Tertarik Belajar Memanah


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler