OCA Tunda AIMAG dari 2021 ke 2022, Begini Respons KOI

Jumat, 15 Januari 2021 – 22:37 WIB
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. Foto:Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Banyak negara di dunia melakukan lockdown karena pandemi Covid-19 yang kembali menunjukkan peningkatan kasus.

Kebijakan itu membuat sejumlah kompetisi olahraga harus ditunda.

BACA JUGA: KOI Dukung Langkah Menpora Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Atlet

Salah satunya Asian Indoor & Martial Arts Games (AIMAG). Keputusan itu diumumkan oleh Komite Olimpiade Asia (OCA) pada Jumat (15/1).

Sebelumnya, event itu rencananya dilangsungkan pada 21-30 Mei di Bangkok dan Chonburi.

BACA JUGA: Banjir Besar di Kalsel, Walhi Singgung Degradasi Ekologis

OCA menunda Asian Indoor & Martial Arts Games hingga Maret 2022, sementara Asian Beach Games kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2023 meski hingga saat ini belum ada keputusan resmi.

Melihat penundaan itu, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) hanya bisa menerima keputusan yang diambil setelah dilakukannya rapat Dewan OCA.

BACA JUGA: Dikepung Banjir, Banjarmasin Siaga Darurat, Korban Berjatuhan

KOI menilai putusan tersebut yang terbaik karena demi keselamatan bersama.

"Kami tentunya merasa prihatin dengan kondisi pandemi Covid-19 kembali meningkat di berbagai negara, yang berakibat pada ditundanya Asian Beach Games dan Asian Indoor & Martial Arts Games," kata Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, Jumat (15/1).

"Namun, kami memaklumi dan menerima keputusan OCA karena keputusan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan atlet dan juga pelaku olahraga lain."

Praktis, dengan penundaan ini, KOI langsung mengambil langkah koordinasi dengan induk organisasi cabang olahraga dan juga Kemenpora.

Hal itu terkait dengan pelaksanaan pemusatan latihan untuk kegiatan ini.

"Kami akan koordinasi, karena ini menyangkut pelatnas yang sudah dilakukan," ucapnya. (dkk/jpnn)


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler