Oknum Kades Dipergoki Warga Lagi Dua-duaan di Kosan Janda Cantik

Selasa, 02 Agustus 2016 – 21:05 WIB
Oknum kepala desa di Kabupaten Bengkulu Selatan saat diamankan bersama janda di Mapolres BS. Foto ASRI/BE/jpg

jpnn.com - KOTA MANNA – Pasangan bukan muhrim di kos-kosan jalan Merpati Nomor 32 RT 14 Kelurahan Ibul, Kota Manna, Bengkulu, digerebek warga, Senin (1/8) sore.

Pasalnya, Me, 26, wanita yang sudah menjanda ini memasukkan seorang pria ke dalam kamarnya lalu menguncinya dari dalam. 

BACA JUGA: TRAGIS! Pulang Tahlilan, Brakkk, Dua Pengendara Tewas

Warga pun menaruh curiga dan ketika digerebek sungguh mengagetkan warga. Karena pria yang digerebek adalah Re, 40, oknum kepala desa (kades) di Kecamatan Kedurang, Bengkulu. 

Selanjutnya, pasangan bukan muhrim ini diangkut warga ke Mapolres Bengkulu Selatan (BS). KBO Reskrim Polres BS, Ipda R Ginting membenarkan adanya penggerebekan pasangan bukan muhrim dalam kamar kos janda tersebut. 

BACA JUGA: TOP! Tak Ada Dana Siluman, APBD Kukar 2015 Clean and Clear

Menurut Ginting, warga setempat melihat Pak KAdes datang ke rumah janda itu sekitar pukul 14.00 WIB dengan menggunakan mobil Suzuki pick up biru. 

Setelah memarkirkan mobil, Pak Kades masuk ke kamar kos. Kemudian kamar kos ditutup dari dalam.

BACA JUGA: Pemuda Mabuk Berdiri di Rel KA, Beginilah Jadinya...

Warga yang melihat pintu kamar kos tertutup, resah. Sebab warga khawatir pasangan bukan muhrim ini melakukan perbuatan mesum di daerah mereka. Sehingga warga melakukan pengintaian. 

Hingga akhirnya setelah sekitar 3 jama menunggu atau tepatnya pukul 17.00 WIB pintu kamar tetap tertutup dan sang kades belum juga pulang, warga pun membuka paksa pintu kamar sang janda. 

“Memang saat pintu terbuka, pasangan bukan muhrim ini sedang berpakaian lengkap, namun warga sempat emosi lantaran lama dalam kamar kos janda dengan pintu tertutup,” ujar Ginting seperti diberitakan Bengkulu Ekpress (Jawa Pos Group), hari ini (2/8).

Sang janda Me, mengaku jika mereka pasangan suami istri. Hanya saja saat diminta menunjukan surat nikah, keduanya tidak mampu. 

“Bahkan saat ditanya polisi, si janda itu mengaku istri dari Pak Kades,” cetusnya.

Adapun Re, saat dimintai keterangan mengaku saat itu dirinya datang ke kos Me karena dihubungi Me. Kepada dirinya, Me yang diakui Re sebagai sahabat itu meminta Re membantunya mengantarkan barangnya ke rumah orang tua Me di Desa Air Umban, Pino. 

Namun setibanya di kamar kos, dirinya langsung masuk dan hendak mengeluarkan barang Me. 

“Saya baru dua menit di kamar kosnya (Me), karena ditelepon hendak minta tolong mengantar barang ke rumahnya di Air Umban,” ujar Re.

Namun anehnya, Re membantah pernyataan Me yang mengaku mereka suami istri. Re mengaku hanya teman lama yang sudah lama tidak bertemu. 

“Kami juga bukan suami istri, kami hanya teman biasa yang dalam satu bulan ini baru satu kali bertemu dan ini pun hanya untuk membantu mengangkut barangnya,” kilah Re. (369/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begini Modus Rentenir Berkedok Koperasi, Meresahkan Banget


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler