Okupansi Hotel Tertolong Segmen MICE

Selasa, 05 Desember 2017 – 14:35 WIB
Ilustrasi tamu hotel. Foto: JPNN

jpnn.com - Ekspansi yang lebih tinggi daripada permintaan membuat bisnis perhotelan sepanjang tahun ini kurang bergairah.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur optimistis akhir tahun menjadi puncak okupansi atau tingkat keterisian.

BACA JUGA: Tingkat Hunian Hotel di Batam Capai 60 Persen

Okupansi hotel di Surabaya pada saat malam pergantian tahun rata-rata mencapai 90 persen.

Ketua PHRI Jawa Timur M. Soleh menyatakan, menikmati malam pergantian tahun di hotel menjadi tren tahunan.

BACA JUGA: Okupansi Hotel Meningkat, PHRI Berharap Ada Direct Flight

Hal itu selalu dimanfaatkan pihak hotel untuk menjaring tamu sebanyak-banyaknya.

Dia memaparkan, okupansi hotel di Jawa Timur pada November 2017 rata-rata lebih tinggi daripada Oktober 2017.

BACA JUGA: Pelni Maksimalkan Pertumbuhan Bisnis MICE

Sebab, kegiatan di segmen meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) meningkat.

”Namun, prediksi pada Desember sedikit lebih rendah daripada November di sektor MICE karena MICE dari pemerintah maksimal tanggal 15 Desember. Dari perusahaan swasta juga berkurang karena menjelang liburan,” kata Soleh, Senin (4/12).

Namun, lanjut dia, segmen keluarga akan meningkat.

Berdasar data PHRI, pada November, segmen MICE mencapai 80 persen dan segmen keluarga 20 persen.

Sementara itu, pada Desember 2017, porsi MICE dan keluarga diprediksi sama besar.

 ”Okupansi hotel-hotel di daerah Batu, Malang, Tretes, Pacet, dan Probolinggo meningkat pada bulan ini. Sebab, kota-kota tersebut selalu jadi tujuan wisata masyarakat saat liburan, termasuk pergantian tahun,” katanya. (car/c16/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelontorkan Rp 500 M, Verwood Hotel Bidik Segmen MICE


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler