Olimpiade 2020 Bakal Lahirkan Sejarah Baru bagi Jepang

Jumat, 26 Juli 2019 – 02:47 WIB
Ilustrasi Olimpiade 2020. Foto: Kazuhiro Nogi/AFP

jpnn.com, TOKYO - Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach mengatakan, Olimpiade 2020 akan menorehkan sejarah baru buat Jepang.

Dia juga memuji langkah Jepang dalam mempersiapkan multievent olahraga terbesar di dunia itu.

BACA JUGA: Hubungan Negara Memanas, SPBU Korsel Tolak Mobil Jepang

"Semua persiapan memperlihatkan kemajuan yang luar biasa," terangnya dikutip situs resmi Olimpiade.

BACA JUGA: Ahmad Zigi Zaresta Yuda Incar Tiket Olimpiade 2020

BACA JUGA: Korut Punya Kapal Selam Baru, Ancaman Buat Jepang?

Sebagaimana diketahui, dalam masa persiapan menuju Tokyo 2020 boleh dibilang minim kritikan.

Panpel lokal seperti mempelajari kesalahan negara tuan rumah sebelumnya. Persiapan venue pun juga dikebut.

BACA JUGA: Ahmad Zigi Zaresta Yuda Incar Tiket Olimpiade 2020

Bahkan, Tokyo Organising Committee of the Olympic (TOGOC) selaku panitia lokal mengajak masyarakat Jepang untuk bekerja sama dalam mempersiapan Olimpiade 2020.

Mereka mengajak masyarakat dan institusi di Jepang medonasikan perangkat elektronik bekas seperti handphone, kamera digital, dan laptop sebagai bahan medali para juara.

Demikian pula dengan podium juara yang dibuat dari bahan plastik dan botol bekas.

Selain itu, TOGOC juga mengklaim Olimpiade 2020 juga akan membatasi area merokok.

Mereka menggaransi 100 persen area pertandingan bersih dari asap rokok. Larangan tersebut dinilai lebih ketat dari dua gelaran Olimpiade sebelumnya.

Kesempatan tuan rumah kali ini merupakan ulangan edisi 1964 silam buat Jepang.

Setelah 56 tahun berselang, Tokyo kembali untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah ajang bersejarah selevel Olimpiade.

Pada edisi pertama kala itu, mereka telah memimpin inovasi yang dijalankan dalam olahraga multievent empat tahunan tersebut. Sentuhan teknologi futuristik pun diperkenalkan.

Komputer digunakan untuk membagi peserta. Selain itu, untuk pertama kalinya, siaran TV dipancarkan ke seluruh dunia yang bisa disaksikan jutaan penggemar olahraga.

"Ini menjadi kedua kalinya Tokyo menjadi tuan rumah. Dunia akan dipersatukan, terlepas dari perbedaan dalam kebangsaan, ras, budaya dan pandangan agama," ujar Presiden TOGOC Yoshiro Mori. (nap)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mengenal Windy Cantika Aisah, Senjata Anyar Timnas Angkat Besi Indonesia


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler