Olivia Zalianty: Film Harus Jadi Kekuatan Propaganda Nasionalisme

Rabu, 26 Mei 2021 – 21:31 WIB
Aktris Olivia Zalianty saat acara bincang santai berjudul "Film Alat Propaganda Nasionalisme" dalam kanal RKN Media di YouTube pada Rabu (26/5/2021). Foto: Dok. RKN Media

jpnn.com, JAKARTA - Aktris Olivia Zalianty mengatakan film harus dijadikan kekuatan menyampaikan pesan termasuk propaganda nasionalisme.

“Film itu harus didukung pemerintah, bagaimana film itu dijadikan kekuatan propaganda dengan penulisnya tetapi kita tidak menggurui dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Olivia dalam acara bincang santai berjudul "Film Alat Propaganda Nasionalisme" seperti dilansir dalam kanal RKN Media di YouTube pada Rabu (26/5/2021).

BACA JUGA: Sony Subrata: Propaganda Komputasional Perlu Diwaspadai

Menurut Olivia, film sudah banyak digunakan oleh negara lain untuk melakukan propaganda dan seharusnya diikuti oleh Indonesia.

“Film adalah media paling efektif untuk mengkomunikasi suatu hal. Bahkan di Amerika film itu dijadikan propaganda.Kita harus mengikuti dengan membuat tokoh lokal dengan hero yang kuat dan tidak mati,” kata Olivia dalam acara yang dipandu oleh Sebastian Salang.

BACA JUGA: Olivia Zalianty Ajak Tokoh dan Seniman Baca Puisi

Selain film, dirinya juga menjelaskan media sosial juga dapat digunakan untuk membangkitkan jiwa cinta tanah air.

“Selain film juga bisa menggunakan media sosial dengan packaging kekinian yang membangkitkan cinta tanah air," kata Olivia.

BACA JUGA: Undi Giveaway Putaran Keenam, Bamsoet Hadirkan Olivia Zalianty dan Alexa Key

Hal lain juga harus ditunjang dengan Kebijakan dan keputusan pemerintah yang bisa membaca masa depan, belajar sejarah selain untuk romantisme masa lalu juga untuk membaca masa depan dan menentukan posisi kita ada di mana.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo.

Dia menjelaskan ke depannya film harus menjadi kekuatan untuk membangun karakter bangsa.

"Ke depan dunia film harus menjadi kekuatan membangun karakter bangsa untuk membentuk insan manusia indonesia berwawasan global tetapi memiliki karakter nasionalisme," jelasnya.

Dalam hal ini dirinya menjelaskan bahwa BPIP mendukung dan mendorong masyarakat dalam membuat film yang menggelorakan nilai kebangsaan.

Salah satunya, menurut Romo Benny,  dalam bentuk mengadakan lomba film pendek untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum dalam Memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni dengan tema membumikan nilai-nilai Pancasila.

"Dalam hal ini BPIP mendorong pengiat film dan anak melenial memproduksi film yang mengelorakan nilai nilai kebangsaan dan etos kerja dalam membangun keadaban bangsa," tuturnya.

Ke depan, Benny berpesan harus mengupayakan film yang memberi inspirasi bagi kemajuan bangsa.

"Lewat produksi film yang mengelorakan nilai kebangsaan kita menjadi bangsa memiliki kekuatan," ujar Romo Benny.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler