OMG! 8 Pemuda Kampung Rawa Badung Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Senin, 28 November 2016 – 11:00 WIB
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com - CAKUNG - Sedikitnya delapan dari 10 pemuda dari Kampung Rawa Badung, Cakung, Jakarta Timur ini tewas usai berpesta minuman keras (keras) oplosan. 

Kasus inipun menambah panjang daftar korban tewas di tanah air ini akibat menenggak miras oplosan. 

BACA JUGA: 13 Pria Gelar Pesta Seks Gay, Saat Ditangkap Mereka Sedang Main...

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan hingga Minggu petang (27/11) tercatat 8 orang tewas, dan 2 orang masih dalam kondisi kritis. 

Kedelapan jasad para pria malang itu sudah dievakuasi ke kamar mayat RS Polri Kramat jati untuk diotopsi. 

BACA JUGA: Dua Tahun Menanti, 64 Calon Jemaah Ditipu Travel Umrah Abal-Abal

”Mereka membeli miras oplosan di dua kios berbeda, saat ini sedang diburu distributor miras olposan itu. Untuk kandungan miras olposan itu sendiri masih diteliti pihak Puslabfor Polri,” terang Argo yang baru dua hari menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya ini.

Dijelaskan Argo, kesepuluh korban itu membeli miras oplosan itu pada Jumat malam (25/11) dan Sabtu dini hari (26/11). 

BACA JUGA: Sekelompok Anak Muda Digerebek, Kabur Tinggalkan Motor

Namun seusai menenggak miras oplosan itu, menurut saksi mata para korban langsung kejang-kejang, mual, lalu muntah-muntah. 

Saat dilarikan ke rumah sakit terdekat, tak lama para korban meninggal dunia. 

Hingga saat ini polisi baru  mengamankan penjual miras oplosan tersebut, yakni seorang wanita berinisial MN, 50, sementara sepasang suami isteri bernama Udin dan isterinya Neneng alias Mami masih dalam perburuan polisi.

Sementara itu, Kapolsek Cakung Kompol Sukatna menerangkan kios penjual miras oplosan itu berlokasi di depan Halte Bus Pengarengan yang berlokasi di Jalan Rajiman Cakung Jakarta Timur dan Kampung Kebon Jalan Kampung Lio RT 11 / RW 03 Cakung Jakarta Timur.

Pemilik kios pertama pasutri Udin dan Neneng alias Mami yang masih buron, serta seorang wanita bernisial Ny.MN. 

Menurutnya, awalnya ada 6 korban tewas yang masing-masing berinisial AM, 25, AK, 35, SB, 25, SJ, 28, AH, 25 , US, 31, untuk korban yang masih kritis masing-masing berinisial TT, 35, HS, 46, IR, 38, dan YL, 45.  

Sebuah sumber menyebutkan nama-nama para korban, mereka adalah Rizal, Adeng Karnadi, Sayono, Wahyudin Setiawan, Ujang, Ahmad Haris, Sobur, Joko Triono, Elo, Muhammad Syah alias Ujang Soley.

”Namun setelah menjalani perawatan di rumah sakit, dari empat korban yang dirawat itu, dua diantaranya kemudian meninggal. Sehingga sampai Minggu petang ada 8 korban yang tewas. Sisanya masih menjalani perawatan di RS Persahabatan,” ujar Sukatna di Mapolsek Cakung, seperti diberitakan Indopos (Jawa Pos Group).

Dijelaskan Sukatna pula, penjual miras oplosan yang sudah diamankan pihaknya, yakni Ny.MN, 50, masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik untuk mengungkap asal muasal miras oplosan itu, termasuk sudah kemana saja miras oplosan itu diedarkan. 

”Kami masih memburu dua tersangka lainnya, sepasang suami istri yang menjual miras oplosan tersebut. Saat ini mereka kabur ke daerah Indramayu Jawa Barat, tim serse kami sedang mengejar mereka,” ujarnya. (ind/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Delapan Nyawa Bablas Akibat Miras


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler