OMG, Siswi Cantik Ini Akhiri Hidupnya dengan Tragis

Senin, 13 Maret 2017 – 17:04 WIB
Ilustrasi gantung diri. Foto: Jawa Pos.Com/JPNN

jpnn.com, LAMPUNG - CA, 16, seorang siswi SMK Neeri 1 Krui ditemukan tewas di kamar indekosnya, di Pekon Kampungjawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Lampung,

pukul 20.00 WIB, Jumat (10/3).

BACA JUGA: Stres Diputusin Pacar, Sekuriti Ini Nekat Gantung Diri

Kanitreskrim Iptu Ono Karyono mengatakan, tewasnya korban diduga akibat bunuh diri dengan cara gantung diri di kamar kostnya.

”Kami masih memeriksa saksi-saksi sambil menunggu hasil visum dari Puskesmas Krui,” bebernya seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini.

BACA JUGA: Ya Ampun! Mengakhiri Hidup Sendiri di Pohon Alpukat

Sejauh ini polisi menduga kasus itu murni bunuh diri. Sebab, tidak ditemukan tanda-tanda terjadinya kekerasan.

Selain itu, polisi menduga motif bunuh diri ini karena asmara. Sebab, tak jauh dari lokasi korban, ditemukan sepucuk surat yang tergeletak di lantai. Isinya seperti berikut dibawah ini.

BACA JUGA: “Saya Menemukan Bapak Sudah Tiada,”

’’Maaf jika aku harus pergi
mungkin ini tulisan terakhirku
selamat tinggal kekasihku
mungkin ini bisa membuat kamu bahagia
mungkin dengan cara ini bisa memuaskanmu
makasih atas segala-galanya sayang
aku sayang kamu’’

Merujuk bunyi surat, CA (16), pelajar kelas XI jurusan administrasi perkantoran (AP) itu, korban sepertinya sedang kecewa kepada kekasihnya. Sehingga, ia memutuskan gantung diri dengan seutas kain yang dililitkan di ventilasi.

Adalah sang arjuna, Epan Agustiawan, 20, juga siswa SMKN 1 Krui yang kali pertama melihat mayat pacarnya tersebut. Tergantung di kamar yang berada di Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah.

Peratin Pekon Kampung Jawa, Arif Mufti menjelaskan, menurut beberapa warga termasuk pemilik kos, beberapa saat sebelum kejadian itu CA bertengkar dengan Epan.

”Sekitar pukul 17.00 WIB, Epan menemui korban. Mereka bertengkar hebat. Dan sejam kemudian, Epan pulang ke rumahnya di Kelurahan Pasar Krui Kecamatan Pesisir Tengah,” paparnya.

Entah mengapa, Epan tak tenang. Pertengkaran itu membuat dia terus memikirkan wajah sang pujaan hati. Ia pun memutuskan kembali ke tempat kos CA.

Tapi pintu kamar kos gadis asal Pekon Pasar Pulaupisang Kecamatan Pulaupisang Kabupaten Pesisir Barat itu terkunci. Tak ada suara meski berkali-kali Epan memanggil.

”Karena penasaran, Epan mendobrak pintu kos itu dan menemukan tubuh korban sudah tergantung,” jelasnya.

Epan panik dan langsung membuka ikatan tali. Ia kemudian menghubungi pemilik kos. Bersama beberapa warga, CA dibawa ke salah satu dokter di Kecamatan Pesisir Tengah lalu ke Puskesmas Krui. ”Kita juga langsung menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Krui dokter Edwin Ma’as membenarkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau kejanggalan lain. Hanya ada bekas jeratan serta tulang rawan leher yang patah akibat tali.

”Korban meninggal murni bunuh diri,” pungkasnya. (yan/rnn/c1/ade)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Akibat Himpitan Ekonomi, Ibu Rumah Tangga Gantung Diri


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler