Operasi Sayang, Puluhan Pelajar Lari Kocar-Kacir TNI-Polri Datang

Sabtu, 12 Oktober 2019 – 08:53 WIB
Operasi sayang jaring para siswa bolos sekolah. Foto : Pojokpitu

jpnn.com, TUBAN - Petugas gabungan di Kabupaten Tuban, Jatim menggelar Operasi Sayang untuk menertibkan para pelajar yang membolos sekolah.

Saat razia di sejumlah warung kopi dan rental play station ini, puluhan pelajar berusaha melarikan diri ke perkampungan.

BACA JUGA: 42 PNS Dipecat, Gegara Doyan Bolos, Ada Juga yang jadi Istri Kedua

Pasca-viralnya video asusila pelajar SMK di Tuban, petugas gabungan dari TNI-Polri dan Sapol PP Kabupaten Tuban, menggelar operasi sayang tersebut.

Satu per satu tempat didatangi oleh petugas. Dalam razia ini, petugas menemui para pelajar tengah asyik bermain di rental play station dan menikmati fasilitas WI FI di warung kopi untuk mengisi jam bolos sekolah mereka.

BACA JUGA: Orang Tua Aktif di Sekolah, Anak pun tak Ada Celah Bolos

Di salah satu warung kopi, petugas sempat bersitegang dengan pengunjung warung, yang diketahui salah satu pegawai dealer motor.

Ketegangan terjadi lantaran pengunjung tersebut mengambil video saat operasi berlangsung dan tidak terima ditegur oleh petugas.

BACA JUGA: Ada Dokter PNS yang Bolos Kerja, Ternyata..

Akhirnya, dia mengaku bersalah setelah petugas menjelaskan maksud dan tujuan razia.

Iptu Ciput Abidin, Waka Polsek Tuban Kota, mengatakan, dalam razia ini petugas sempat kewalahan, lantaran para pelajar yang mengetahui kedatangan petugas, langsung melarikan diri.

"Mereka lari agar terhindar dari razia petugas lantaran bolos sekolah. Namun, dalam razia ini petugas berhasil mengamankan 15 pelajar serta sepeda motor milik para pelajar yang bolos sekolah ini," ucap Iptu Ciput.

Mereka kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Tuban untuk dibina dan dilaporkan kepada pihak sekolah tempat mereka belajar.

Selain itu para pelajar bolos tersebut juga diminta untuk membuat surat penyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya, yang nantinya harus diketahui orang tua masing-masing

Kegiatan serupa akan terus dilakukan petugas, untuk mencegah kenakalan remaja khususnya para pelajar. (yos/pojokpitu/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler