PA GMNI Ajak Bergotong Royong Wujudkan Transformasi Bangsa

Sabtu, 26 Maret 2022 – 11:18 WIB
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) Periode 2021-2026. Foto: Dok. PA GMNI

jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI) Periode 2021-2026 dilantik dan dikukuhkan di Jakarta, Sabtu (26/3/2022).  

Pengukuhan ini menjadi momentum bagi PA GMNI untuk mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergotong royong dan berkolaborasi dalam transformasi bangsa, menghadapi tantangan disrupsi dan ancaman ideologi transnasional.  

BACA JUGA: Profesor Arief Hidayat Jadi Ketum PA GMNI, Siapa Jajaran Pengurus 2021-2024?

“Kolaborasi yang melibatkan seluruh elemen kebangsaan dan negara penting untuk merespons disrupsi dan tantangan nasionalisme dalam mewujudkan masyarakat berdaulat, adil dan makmur,” kata Ketua Umum PA GMNI Prof. Dr. Arief Hidayat melalui siaran pers pada Jumat, 25 Maret 2022.

Menurut Prof Arief, transformasi bangsa dan seluruh prosesnya membutuhkan partisipasi dari seluruh komponen bangsa.

BACA JUGA: PA GMNI Soroti Ancaman Kudeta Merangkak Kelompok Ekstremis

“Gotong Royong dan kolaborasi perlu diperkuat untuk mendorong proses transformasi bangsa mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” ujarnya.

Prof. Arief mengatakan PA GMNI memandang Indonesia tengah menghadapi tantangan disrupsi akibat revolusi teknologi informasi dan komunikasi.

BACA JUGA: Forkoma PMKRI Siapkan SDM Profesional Demi Destinasi Wisata Superpremium

Dalam situasi ini, PA GMNI melihat peluang sekaligus tantangan bagi eksistensi dan kepentingan bangsa serta negara. Karena itu, kolaborasi bangsa untuk menciptakan inovasi dan memperkuat gotong royong sangat diperlukan.

PA GMNI, kata Prof Arief, juga memandang perlu mewaspadai adanya muatan ideologis terselubung dalam disrupsi yang mengancam ideologi bangsa dan negara.

Salah satu ancamannya adalah kapitalisme ekonomi yang memanfaatkan situasi pandemi dan konflik di sejumlah negara.

“Kepentingan ideologi kapitalisme ditransformasikan dalam bentuk pasar bebas yang menjauhkan peranan negara dari sektor-sektor strategis menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Ketua Umum PA GMNI yang juga Hakim Konstitusi ini.

Di sisi lain, ideologi transnasional bermuatan radikalisme dan fundamentalisme yang bersumber dari SARA perlu diwaspadai. Ideologi ini menggunakan isu-isu populis dan disebarkan dengan memanfaatkan prinsip demokrasi dan kebebasan sehingga memunculkan perpecahan bangsa.

“Saat ini, PA GMNI yang tersebar menjadi akademisi, birokrat, professional, enterprenuer, politisi, hingga budayawan siap berkolaborasi dengan seluruh elemen bangsa untuk kembali mendorong transformasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, serta membumikan Pancasila dalam berbagai kebijakan dan regulasi negara,” kata Prof Arief.

Diisi Tokoh Nasional

Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) adalah organisasi yang menjadi wadah berkumpul para alumni GMNI dari berbagai perguruan tinggi.

Alumni GMNI selalu menjadi garda terdepan dan agresif dalam berbicara tentang persatuan nasional. Tak saja menjaga Indonesia secara naratif di ruang-ruang terbatas, Alumni GMNI juga secara aktif dan atraktif menunjukkan melalui tindakan.

Dewan Pengurus Pusat PA GMNI periode 2021-2026 dikomandoi oleh Prof. Dr. Arief Hidayat S.H., M.S. sebagai Ketua Umum dan Dr. Abdy Yuhana, SH., M.H., sebagai Sekretaris Jenderal yang merupakan hasil Kongres IV PA GMNI di Bandung  6-8  Desember 2021.  

Saat ini PA GMNI mempunyai kepengurusan di 34 provinsi  dan 258 kabupaten/kota.  

Sejumlah tokoh nasional menjadi pengurus di DPP PA GMNI periode 2021-2026 di antaranya, Ketua Dewan Kehormatan Dr (Hc) Ir Siswono Yudho Husodo; Ketua Dewan Ideologi Guntur Soekarno Putra; Ketua Dewan Pertimbangan Dr Soekarwo S.H, M.Hum., yang juga anggota Wantimpres RI; dan  Ketua Dewan Pakar Dr Ahmad Basarah S.H, MH yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Pelantikan dan pengukuhan DPP PA GMNI akan dilakukan secara hibrid, Sabtu di Jakarta. Turut memberikan sambutan Presiden RI Joko Widodo, Presiden ke-5,  Prof Dr (HC) Megawati Soekarnoputri dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan  Keamanan  Prof Dr Mahfud MD.

Pelantikan dan pengukuhan yang menggunakan protokol kesehatan ini akan diikuti   400 pengurus yang meliputi Dewan Pengurus Pusat, Kompartemen, Badan Otonom, Dewan Ideologi, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, dan Dewan Pertimbangan. Selain itu turut diundang pimpinan lembaga negara, kementerian, pimpinan partai politik, pimpinan alumni Kelompok Cipayung, para alumni GMNI, para anggota GMNI serta media massa.

Dalam pengukuhan PA GMNI turut diluncurkan portal PA GMNI yang terdiri dari website pagmni.or.id; kanal media sosial twitter @KabarPAGMNI, instagram kabar_pagmni, facebook KabarPAGmni;  dan kanal Marhaen TV  serta pemberian kartu anggota kepada dua alumni GMNI yaitu Guntur Soekarnoputra  dan Casytha Arriwi Kathmandu.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler