Pabrik-pabrik Gula Milik BUMN Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 11 Maret 2017 – 15:03 WIB
Gula rafinasi.

jpnn.com, JAKARTA - Pabrik gula milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan ditata ulang.

Hal ini dilakukan agar target produksi gula BUMN pada tahun ini bisa mencapai 1,6 juta ton.

BACA JUGA: Kementerian BUMN Segera Tutup Beberapa Pabrik Gula

Target produksi itu mengalami peningkatan hingga 33 persen dari realisasi 1,2 juta ton pada 2016.

“Kontribusi pabrik gula BUMN terhadap kebutuhan nasional masih sangat kecil. Perlu upaya yang terstruktur dan berkesinambungan antara pengembangan atau membangun pabrik gula baru dengan kepastian ketersediaan bahan baku tebu terhadap kapasitas pabrik gula,” ujar Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro.

BACA JUGA: BUMN Akan Bangun 2 Pabrik Gula di Jateng dan Jatim

Menurut dia, kondisi pabrik gula BUMN saat ini cukup memprihatinkan karena di bawah skala ekonomi.

Dari 45 pabrik gula, hanya 25 persen yang memiliki kapasitas produksi di atas 4.000 ton tebu per hari (TCD) dan 78 persen pabrik gula di Jawa berusia di atas 100 tahun sehingga tidak kompetitif.

BACA JUGA: Gandeng Berdikari, RNI Kembangkan Peternakan Unggas

Guna meningkatkan kinerja pabrik gula BUMN, Wahyu menyatakan penataan ulang akan dilakukan dalam tiga tahap.

Pertama peningkatan kapasitas produksi, kedua optimalisasi kapasitas dan produktivitas, ketiga penutupan pabrik gula yang kapasitas produksinya di bawah 2.000 TCD.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TOP, RNI Siap Adopsi Teknologi Kanker


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler