Pabrik Sagu Perhutani di Sorong Masuk Tahap Akhir

Minggu, 18 Oktober 2015 – 10:50 WIB
Perum Perhutani

jpnn.com - JAKARTA – Direktur Utama Perum Perhutani, Mustoha Iskandar melakukan kunjungan kerja untuk mengecek kesiapan fisik pabrik sagu yang dibangun di Distrik Kais, Sorong Selatan, Papua Barat.

Kendati belum didukung power plants dan depo BBM, namun menurutMustoha pembangunan pabrik harus tetap berjalan.

BACA JUGA: E-commerce Asli Indonesia Mampu Tandingi Pemain Global

“Awal tahun 2016 tanpa menunggu power plants dan depo, ini harus jalan. Secara fisik bangunan pabrik dan mesin-mesin produksi sudah dinyatakan selesai dan hanya tinggal pembenahan kolam limbah sekitar pabrik,” ujar Mustoha dalam siaran persnya, Minggu (18/10).

Nantinya, kata Mustoha, saat beroperasi awal 2016, pabrik belum bisa beroperasi secara maksimal karena pasti masih dalam tahap penyesuaian.

BACA JUGA: Jokowi Restui Munas Kadin, Kandidat Ketua Mulai Bermunculan

Sementara kualitas pohon sagu Raja asal Papua bisa menghasilkan sagu rata-rata 900 kilogram per batang, beda dengan pohon sagu Malaysia yang rata-rata menghasilkan tepung sagu maksimal 250 kg perbatang.

Menurutnya, petani sagu di Papua Barat seperti di Sorong Selatan ini secara tradisional hanya sanggup mengolah satu batang sagu selama dua minggu karena belum adanya industri pengolah. Dengan adanya pabrik sagu yang dibangun Perum Perhutani atas penugasan Kementerian BUMN, kata dia, tanaman sagu milik penduduk sekitar nantinya bisa langsung diolah dalam waktu singkat.

BACA JUGA: Freeport Minta Perpanjangan Kontrak, Jokowi: Tunggu 2019!

“Saya yakin Pabrik Sagu Perhutani  ini kedepan bisa menjadi pusat penggerak perekonomian wilayah Sorong Selatan,” imbuh Mustoha.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sikapi Formula Penetapan UMP, 20 Oktober Buruh Mogok Nasional


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler