Pak Jokowi, Masih Ada Waktu Untuk Bersikap

Senin, 31 Oktober 2016 – 12:23 WIB
Presiden Joko Widodo. FOTO: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Muhammad Syafi'i, menilai Presiden Joko Widodo masih punya waktu untuk bersikap terkait kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki T Purnama alias Ahok, yang memunculkan protes melalui Aksi Bela Islam II pada 4 November 2016.

"Kalau dia memang Presiden Republik Indonesia, dia harus mengatasi masalah ini dengan sederhana, ‎menangkap Ahok. Itu aja," kata Syafi'i saat dikonfirmasi pada Senin (31/10).

BACA JUGA: Ungkap Korupsi e-KTP, KPK Panggil Petinggi HP

Politikus Gerindra ini menilai bahwa dugaan kesalahan Ahok terkait penistaan agama, sudah menjadi konsumsi publik dan delik pidananya jelas. Sehingga, tidak ada alasan bagi kepolisian mengulur-ulur penyelidikannya.

Politikus asal Sumatera Utara ini juga berpendapat bahwa sikap diam Presiden Joko Widodo atas dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh seorang gubernur, mengindikasikan adanya keberpihakan dari presiden terhadap Ahok.

BACA JUGA: Datangi Mako Brimob, Jenderal Tito Lontarkan Pujian

"Mohon maaf, bahwa Ahok ini 100 persen diback-up Jokowi. Untuk kepentingan apa? Bukan untuk kepentingan bangsa dan negara. Karena jelas delik yang sudah dilanggar, (seharusnya) dia perintahkan Polri untuk menangkap (Ahok), sehingga negeri ini aman, biar rakyat bisa tenteram," pungkasnya.(fat/jpnn)

BACA JUGA: Komisi Kejaksaan Pantau Cara Kejati Jatim Perlakukan Dahlan Iskan

BACA ARTIKEL LAINNYA... Eks Komisioner Komjak Bakal Bongkar Rekam Jejak Kajati Jatim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler